Selasa 28 Oct 2014 15:28 WIB

Melalui Muktamar Islah, PPP Ingin Bangun Kebersamaan

  Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) dan Ketua Umum DPP PPP Surya Dharma Ali berbincang sebelum upacara peingatan HUT ke-40 PPP di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/2).
Foto: Antara
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) dan Ketua Umum DPP PPP Surya Dharma Ali berbincang sebelum upacara peingatan HUT ke-40 PPP di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Muktamar Islah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar pada 30 Oktober 2014 mendatang akan membawa semangat untuk kembali kepada Khitoh Partai berlambang Ka'bah ini.

Ketua SC Muktamar Islah PPP, KH Zainut Tauhid Saadi, menyatakan semangat untuk kembali ke nilai-nilai dasar partai terbangun menjelang Muktamar Islah untuk umat ini digelar. Hal itu mendasari mengembalikan kembali PPP kedalam Khitohnya.

"Semangat membangun kebersamaan, persatuan dan ukhuwah ada dalam menjelang muktamar 30 Oktober mendatang," ujarnya di Jakarta, Selasa (28/10)

Kendati demikian,  sambungnya, emang tidak dipungkiri bahwa kondisi partai saat ini dalam wilayah konflik antara teman-teman di internal. Namun, hal ini bisa diselesaikan dengan duduk bersama untuk kepentingan partai, umat dan bangsa.

Oleh sebab itu , seyogyanya agar kader tunduk dan taat atas keputusan Mahkamah dan Majelis syariah partai dimana terdapat dalam AD/ART. "Mari kita bersama -sama dengan menaggalkan kepentingan pribadi dan kelompok demi keutuhan partai," imbaunya.

Majelis Syariah bersama Majelis Pakar, Majelis Pertimbangan menyatakan penyelenggaraan Muktamar PPP ke VIII yang sah akan berlangsung di Jakarta pada 30 Oktober depan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement