REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar PPP Surabaya, Romahurmuziy mengatakan, ada tiga tantangan yang dihadapi Presiden Joko Widodo dalam 100 hari pertama menjabat.
“Pertama, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi karena kita tahu persis harga bahan bakar minyak yang ada sekarang terus memberikan tekanan atas besarnya subsidi," kata pria yang akrab disapa Romy tersebut di Gedung MPR, Senin (20/10).
Jokowi-JK, menurutnya, harus segera merealisasikan arsitektur kabinet yang baru. Hal itu untuk membuat para pejabat birokrasi yang tersedia langsung bisa bekerja di hari pertama.
Stabilitas kondisi fiskal nasional juga harus dijaga kedua pimpinan tersebut. Lantaran Romy melihat kondisi fiskal sangat rentan terhadap perubahan-perubahan asumsi makro.
"Karena kemarin-kemarin sentimen yang timbul adanya ketegangan KMP dan KIH mewujudkan gejala-gejala atau imbas pada perekonomian yang tidak baik," ujarnya.