Selasa 07 Oct 2014 10:53 WIB

Presiden SBY Minta Maaf Pada Prajurit TNI

Rep: Antara/ Red: Indah Wulandari
Presiden SBY bersama Boediono dan Joko Widodo menyapa sejumlah tamu dan undangan usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10).(Antara/Widodo S.Jusuf)
Foto: Antara/Widodo S.Jusuf
Presiden SBY bersama Boediono dan Joko Widodo menyapa sejumlah tamu dan undangan usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10).(Antara/Widodo S.Jusuf)

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa peringatan HUT TNI kali ini lebih istimewa di penghujung kepemimpinannya.

"Sebagai panglima tertinggi TNI, saya mohon maaf apabila ada kebijakan yg belum bisa memuaskan para prajurit sekalian,” kata Presiden dalam acara Upacara Peringatan ke-69 Hari TNI Tahun 2014 di Surabaya, Selasa (7/10).

Menurut Presiden Yudhoyono, banyak kemajuan membanggakan yang dicapai seperti postur pertahanan yang semakin kokoh, jumlah alutsista yang semakin bertambah dan modern, serta kinerja TNI yang semakin profesional.

SBY juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar TNI yang telah ikut aktif dalam menuntaskan proses panjang reformasi TNI.  SBY juga menuturkan, peringatan HUT TNI kali ini terasa istimewa karena merupakan peringatan terakhir yang dihadiri sebagai presiden.

Selain Presiden dan Wakil Presiden bersama pejabat tinggi negara, acara peringatan tersebut juga dihadiri antara lain oleh Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement