Selasa 31 Dec 2013 17:53 WIB

Mama Dedeh: Muslim yang Terpecah Seperti Manusia Kemasukan Setan

Rep: Ani Nursalikah/ Red: Mansyur Faqih
Ustadzah Mamah Dedeh Rosyidah Syarifuddin ketika memberikan tausiah dalam satu kesempatan (Ilustrasi)
Foto: REPUBLIKA
Ustadzah Mamah Dedeh Rosyidah Syarifuddin ketika memberikan tausiah dalam satu kesempatan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mama Dedeh mengimbau agar umat Islam jangan sampai terpecah hanya karena berbeda partai atau organisasi. Pernyataan Mama itu terkait 2014 atau tahun politik yang tinggal menghitung waktu. 

"Dalam Surat Al Imran ayat 103 disebutkan berpegang teguh lah pada agama Allah dan jangan bercerai-berai. Maksudnya, jangan gara-gara suku, organisasi dan partai kita berantem," katanya di sela-sela acara Dzikir Nasional Republika 2013 di Masjid At-Tiin, Selasa (31/12). 

Allah mengatakan, umat Muslim yang terpecah hanya karena partai layaknya manusia yang kemasukan setan. Mama juga mengimbau antara satu dengan kelompok lain jangan saling mengejek. Bisa jadi kelompok yang diejek justru lebih baik. 

"Kalau ada orang ribut gara-gara suku atau partai artinya mereka bukan manusia yang beriman. Saya mengimbau sebagai warga negara kebersamaan tetap kita pegang," kata Mama. 

Dia menambahkan, yang wajib dibela oleh umat Islam adalah agama dan negara, bukan partai. Mama berharap Dzikir Nasional Republika 2013 mampu menyadarkan semua mengenai jatah umur yang berkurang. 

"Nabi mengatakan kalau hari ini lebih buruk dari yang sebelumnya adalah sesuatu yang rugi. Saya berharap kita semua jadi manusia beriman yang lebih baik," ujarnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement