Senin 12 Aug 2013 23:17 WIB

Gubernur Serahkan Pemulihan Way Ela ke Maluku Tengah

Kondisi pemukiman warga Negeri Lima, Pulau Ambon, Maluku, tersapu banjir bandang akibat jebolnya waduk Way Ela, Kamis (25/7).
Foto: Antara
Kondisi pemukiman warga Negeri Lima, Pulau Ambon, Maluku, tersapu banjir bandang akibat jebolnya waduk Way Ela, Kamis (25/7).

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON  -- Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu menyerahkan pemulihan berbagai kerusakan akibat bencana jebolnya natural Dam Way Ela di Negeri Lima, pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah pada 25 Juli 2013 kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Gubernur menyerahkan seluruh dokumen program penanganan tanggap darurat yang telah dilaksanakan sejak terjadinya bencana termasuk rencana pemulihan hingga rehabilitasi kepada Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal, di desa Negeri Lima, Senin (12/8).

"Seluruh tanggung jawab penanganan program transisi hingga pemulihan di bawah kendali Pemkab Maluku Tengah dan kewenangan utama berada di Tangan Bupati Abua Tuasikal," ujar Gubernur Karel.

Menurutnya, pengalihan tersebut selain sesuai ketentuan perundang-undangan juga dimaksudkan agar penanganan pemulihan dan rehabilitasi paskabencana terkoordinasi dengan baik dan melalui satu pintu.

Menyangkut berbagai permintaan bantuan yang diajukan kepada pemerintah pusat, tandasnya, menjadi kewenangan kabupaten untuk mengusulkan melalui Pemprov dan akan diteruskan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Pemprov Maluku tidak lepas tangan, tetapi akan tetap berkoodinasi dengan Pemkab Malteng," katanya.

Karel berharap Pemkab Maluku Tengah lebih fokus terhadap berbagai persoalan yang dihadapi para pengungsi pascatanggap darurat, terutama menyangkut penanganan masa transisi menuju pemulihan dan rehabilitasi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement