REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan ketua umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi.
Anas hadir untuk memberi keterangan atas tersangka dalam kasus dugaan korupsi simulator SIM Roda 2 (R2) dan Roda 4 (R4). Setibanya di KPK, Anas pun menyanggah terlibat kasus yang melibatkan Irjen Djoko Susilo.
"Karena saya memang tidak tahu apa dan bagaimana pengadaan simulator SIM di Polri," kata Anas Urbaningrum yang ditemui di KPK, Jakarta, Jumat (15/3).
Anas tiba di gedung KPK pada pukul 10.40 WIB. Ia datang dengan didampingi beberapa pengawalnya. Selain itu, terlihat juga kuasa hukum Anas, Firman Wijaya dan Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Tanggap Darurat Umar Arsal.
Anas sempat berseloroh, hanya mengetahui kalau soal Surat Ijin Mengemudi (SIM),. "Kalau SIM saya tahu karena saya pernah bikin SIM," ucapnya setengah tertawa.
Saat ditanya mengenai kabar adanya pertemuan di Restoran King Crab pada 2010 yang disebutkan dihadiri Anas, Nazaruddin, Saan Mustopa dan Irjen Djoko Susilo, ia enggan menjawabnya. "Selebihnya nanti saya sampaikan setelah pemeriksaan. Terima Kasih," kelitnya.