REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Partai Golongan Karya tetap akan mengusung Aburizal Bakrie sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2014. Kepastian itu disampaikan Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar, agun Gunanjar Sudarsa.
"Penetapan Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai capres pada Pemilu 2014 dari
Golkar tetap sampai hari ini, dan itu sudah final," kata Agun ketika ditemui di Gedung Nusantara II MPR/DPR di Jakarta, Senin (25/2).
Dia juga mengatakan, Partai Golkar menyadari bahwa tingkat elektabilitas dan sosok seorang kandidat dalam pandangan masyarakat akan menjadi salah satu faktor penentu kemenangan dalam pemilihan umum.
Oleh karena itu, menurut dia, partainya akan menjalankan suatu program penguatan profil para kandidat yang akan maju, baik dalam pemilihan presiden maupun dalam pemilu legislatif.
"Jadi, nantinya ini tentang bagaimana sosok Ical (Aburizal-red)mempunyai daya tarik dan peluang yang semakin baik. Golkar akan berusaha agar figur
Ical semakin dikenal dan semakin baik dalam pandangan masyarakat," ujar Agun.
Saat mengevaluasi kegagalan
Partai Golkar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat, dia berpendapat, masyarakat Indonesia belum memilih seorang kandidat dalam pemilihan berdasarkan pada program atau visi dan misi dari partai pengusung kandidat tersebut.
Masyarakat, imbuhnya, cenderung memilih karena melihat sosok dari kandidat yang akan dipilih.
"Artinya, sosok kandidat itu akan menjadi sangat dominan dalam menentukan kemenangan, baik di Pilpres maupun Pileg maka Partai Golkar akan fokus pada penguatan elektabilitas para kandidat kami," katanya.
Dia menambahkan, Partai Golkar tetap optimistis dengan targetnya untuk memenangkan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.
sumber : Antara