REPUBLIKA.CO.ID,Hasil pertemuan Pansus dengan Bupati Garut, Aceng Fikri, di Badan Koordinasi Wilayah Priangan, Garut, Kamis (12/7) malam dinilai sudah cukup.
Menurut Ketua Pansus, Asep Lesmana, hampir seluruh pertanyaan yang diajukan Pansus sudah terjawab. Karena itu ia menilai pertemuan dengan bupati dianggap sudah cukup.
Pansus selanjutnya akan menyusun hasil laporan untuk kemudian diserahkan ke pimpinan Dewan. ‘’Laporan Pansus ini akan kami sampaikan kepada pimpinan Dewan. Kami tak ada kewajiban untuk melaporkan hasil Pansus ini ke pihak lain selai pimpinan Dewan,’’ujar dia, usai pertemuan.
Penyerahan hasil laporan Pansus ini, imbuh dia, akan digelar melalui rapat paripurna. Hanya saja ia belum bisa menyebutkan kapan rapat paripurna tersebut akan digelar. ‘’Kami hanya tinggal meminta keterangan saksi ahli baik dari pakar hukum tata Negara maupun Pengadilan Agama. Setelah itu tugas Pansus selesai,’’tutur dia.
Sebagaimana diketahui, bupati Aceng Fikri menceraikan Fani yang dinikahinya selama empat hari. Nikah siri ini kemudian muncul ke publik.
Masyarakat luas kemudian meresponya dengan melakukan aksi unjukrasa. Berbagai komentar negative dialamatkan kepada bupati Garut tersebut. Hingga akhirnya bupati melakukan islah dengan Fani dan keluarganya.
Islah tersebut berlangsung di rumah kediaman Fani di Kampung Cisuereuh, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.