Selasa 04 Sep 2012 12:46 WIB

Freeport tak Dibahas Dalam Pertemuan SBY-Clinton

Rep: Esthi Maharani/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( kanan), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton (kiri) berjabat tangan saat kunjungan pertemuan di Kantor Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (4/9). Bersama dengan delegasi mereka membicarakan soal peningkatan h
Foto: Republika/Tahta Adilla
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( kanan), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton (kiri) berjabat tangan saat kunjungan pertemuan di Kantor Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (4/9). Bersama dengan delegasi mereka membicarakan soal peningkatan h

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Pertemuan selama 45 menit antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton tak membahas mengenai renegosiasi PT Freeport Indonesia.

“Masalah itu (renegosiasi kontrak karya) sama sekali tidak dibahas, baik dalam pertemuan Presiden dengan Clinton, maupun pembicaraan Clinton dengan kami (Kemenlu),” kata Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Selasa (4/9).

Menurut dia tak dibahasnya renegosiasi PT Freeport Indonesia dapat dipahami. Karena, persoalan tersebut tidak menyangkut pemerintah Amerika Serikat dan pemerintah Indonesia.

 “Jadi, itu tidak dibahas,” katanya. Ia juga menambahkan, perkembangan kondisi Papua dan Papua Barat tak disinggung dalam pertemuan selama 45 menit itu. Ditegaskan Marty, pertemuan hanya semata membahas hubungan bilateral, regional, dan global.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement