Jumat 20 Apr 2012 15:48 WIB

Tawuran Meningkat, Polres Jakbar Razia ke Sekolah

Puluhan pelajar SMA diamankan polisi di jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/4). Polisi mengamankan sejumlah senjata tajam dari tangan mereka yang diduga hendak digunakan untuk tawuran
Foto: Antara
Puluhan pelajar SMA diamankan polisi di jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/4). Polisi mengamankan sejumlah senjata tajam dari tangan mereka yang diduga hendak digunakan untuk tawuran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meningkatnya tawuran di wilayah Jakarta Barat akhir-akhir ini membuat Polres Metro Jakarta Barat akan melakukan razia di sekolah-sekolah.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Suntana, Jumat menjelaskan, razia ini untuk mencegah terulangnya tawuran dan akan dilakukan untuk sekolah yang selama ini dinilai terlibat tawuran.

"Kami akan lakukan razia secara bertahap di sekolah-sekolah seluruh Jakarta Barat," katanya.

Sebelumnya polisi menangkap 35 siswa yang kedapatan membajak bis dan membawa senjata tajam. Peristiwa itu terjadi tak lama setelah terjadi tawuran antara siswa SMP 24 Kalideres dengan warga Kampung Duri yang mengakibatkan satu warga mengalami luka tusukan.

Peristiwa itu sendiri terjadi tak sampai dua minggu dari tawuran antar pelajar yang mengakibatkan Brigadir Parngadi mengalami luka bacokan. Brigadir Parngadi terluka setelah dibacok saat menangkap pelaku tawuran.

"Petugas akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mendata sekolah-sekolah yang sering terlibat tawuran," lanjutnya. Petugas juga, lanjut Kapolres akan berkoordinasi dengan pihak sekolah saat akan melakukan razia tersebut.

"Untuk awalnya akan difokuskan kepada STM karena paling sering terlibat tawuran," kata Suntana.

Petugas juga akan meningkatkan pengawasan di jalan-jalan yang rawan dengan tawuran.

"Pengawasan itu akan dilakukan dengan patroli-patroli yang semakin diperketat. Terutama di Jalan Daan Mogot dari Kalideres hingga Roxy, karena paling rawan terjadi tawuran," ujar Suntana.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement