REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Untuk kali kedua tersangka kasus suap pembangunan wisma atlet, Muhammad Nazaruddin datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (22/8). Kedatangan Nazaruddin ini untuk memenuhi panggilan Komite Etik KPK.
Seperti halnya pada pemeriksaan pertama Nazaruddin tetap saja bungkam di hadapan para wartawan. Termasuk saat coba dikonfirmasi wartawan soal surat balasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang tiba di kantor KPK pukul 15.25 WIB ini hanya berlindung dibalik badan petugas keamanan KPK dan polisi yang mengawalnya.
Sambil menaiki tangga kantor KPK, Nazaruddin yang datang mengenakan setelan jin biru dan kemeja lengan panjang biru muda ini hanya menunduk. Ia hanya sempat melontarkan keluhannya di hadapan wartawan. "Pimpinan KPK sudah seperti dewa" ujarnya.