Kamis 08 Sep 2022 10:38 WIB

Bulan Dana Kemanusiaan PMI Wonosobo 2022 Ditargetkan Capai Rp 1,7 Miliar

Bulan Dana PMI baru tercapai 30 persen pada bulan pertama atau sekitar Rp 630 juta

Rep: idealisa masyrafina/ Red: Hiru Muhammad
Acara Pelaksanaan Evaluasi Bulan Dana PMI, di Pendopo Selatan, Rabu (7/9/2022).
Foto: Dok. Pemkab Wonosobo
Acara Pelaksanaan Evaluasi Bulan Dana PMI, di Pendopo Selatan, Rabu (7/9/2022).

REPUBLIKA.CO.ID,WONOSOBO--Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo 2022 ditargetkan mencapai Rp 1,7 miliar rupiah.“Kami targetkan 1,7 milyar rupiah bisa tercapai, pasalnya semua unsur di masyarakat, baik dari pemerintah, BUMD, BUMS,  lintas sektor pendidikan dan yang lainnya secara berkesinambungan dalam 3 bulan ini terus mendukung pelaksanaannya, dari Bulan Agustus sampai Oktober 2022 mendatang,” tutur Ketua PMI Wonosobo Heru Kurniawan Nurdiansyah saat memberikan arahan dalam acara Pelaksanaan Evaluasi Bulan Dana PMI, di Pendopo Selatan, Rabu (7/9/2022).

Lebih lanjut dikatakan, Bulan Dana PMI baru tercapai 30 persen pada bulan pertama atau sekitar Rp 630 juta. Sejalan dengan peraturan PMI Pusat, dana tersebut akan digunakan untuk biaya kesiapsiagaan dan bantuan bencana, bantuan kemanusiaan, serta pelayanan pertolongan pertama bagi masyarakat.

Baca Juga

Heru menegaskan, penggunaan dana PMI diharapkan transparan dan akuntabel, sehingga akan tepat sasaran membantu masyarakat yang membutuhkan.“Saya harap, Bulan Dana PMI penggunaannya lebih transparan dan akuntabel dan lebih mengena kepada masyarakat yang membutuhkan agar sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” pintanya.

Dalam arahannya Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menekankan, pelaksanaan kinerja Bulan Dana PMI 2022 didorong lebih optimal lagi, fokus pada perbaikan kendala dan permasalahan yang dihadapi. “Pelaksanaan kinerja Bulan Dana PMI 2022 kita dorong lebih dioptimalkan lagi dengan fokus pada perbaikan kendala dan permasalahan yang dihadapi,” ujar Bupati.

Selain itu, Afif juga menyoroti pentingnya kehadiran relawan yang terkoordinasi sampai pada tingkat kecamatan dan desa se-Wonosobo guna mempercepat proses pelayanan dalam implementasi visi kemanusiaan.

Afif juga minta, proses perekrutan relawan lebih menyasar kepada generasi muda yang belum banyak beraktivitas di wilayahnya masing-masing. Mereka diberikan pemahaman materi tentang kemanusiaan yang menarik dan menggembirakan sehingga mampu memunculkan kepedulian dan sifat tolong menolong dengan sesama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo menyampaikan, dari target Rp 1,7 miliar, direncanakan akan dialokasikan untuk membantu masyarakat Wonosobo, khususnya yang terdampak bencana dan masalah sosial. Untuk itu, bagi Perangkat Daerah yang belum menyetor dananya diharap segera melaporkan kepada pihak terkait.“Perangkat daerah dan instansi yang belum menyetorkan dananya, saya minta untuk segera menyerahkannya kepada pihak terkait, agar bisa termanfaatkan untuk kemanusiaan” katanya.

Ketua Markas PMI Wonosobo Faisal menambahkan, rincian penggunaan Dana Bulan PMI, 50 persen kembali ke masyarakat, 20 persen untuk kegiatan pembinaan dan 25 persen untuk kegiatan kemanusiaan PMI.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement