REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mendukung pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) kuliner melalui program Sapa UMK menjadi komitmen PT Frisian Flag Indonesia (FFI). Melanjutkan perjalanan tersebut, FFI kini menghadirkan semangat yang sama melalui Usaha Merdeka Legendary, dengan fokus pada penguatan kapasitas UMK agar mampu mengembangkan usaha yang lezat, aman, bergizi, kreatif, dan berkelanjutan.
Perusahaan pun menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) dalam kegiatan itu. Kolaborasi tersebut bertujuan memberikan pembekalan kepada pelaku UMK mengenai keamanan pangan, gizi, serta kreativitas dalam mengembangkan produk kuliner.
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Unsika Al Mukhlas Fikri, menjelaskan, dapur rumah memiliki potensi besar untuk menjadi awal dari pengembangan usaha. Dia menyebut, banyak usaha kuliner yang sukses berawal dari dapur rumah.
"Namun, untuk berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan, kreativitas perlu berjalan bersama dengan perhatian terhadap keamanan dan nilai gizi," ucap Mukhlas dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).




