Rabu 21 Oct 2026 21:30 WIB

Mahasiswa UNM Jadi LO di ISEF 2026

Dua mahasiswi Bisnis Digital UNM sukses bertugas di ajang internasional.

Dua mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM), Siti Aulia Tridani Yasmin dan Rifa Luthfatunnisa, berkesempatan menjadi Liaison Officer (LO) dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.
Foto: dok UNM
Dua mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM), Siti Aulia Tridani Yasmin dan Rifa Luthfatunnisa, berkesempatan menjadi Liaison Officer (LO) dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dua mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM), Siti Aulia Tridani Yasmin dan Rifa Luthfatunnisa, berkesempatan menjadi Liaison Officer (LO) dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Ajang tahunan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan secara langsung.

Kegiatan bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Bank Indonesia dan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Penyelenggaraan ISEF 2026 kali ini merupakan pelaksanaan yang ke-13 kalinya.

Baca Juga

Sebagai perguruan tinggi yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mendorong para mahasiswanya untuk mempraktikkan ilmu langsung di lapangan. Selama lima hari bertugas, Siti dan Rifa mengasah kompetensi komunikasi bisnis, koordinasi operasional, kerja sama tim, hingga pemecahan masalah secara profesional.

“Pengalaman menjadi LO di ISEF 2026 memberikan gambaran nyata bagaimana mengelola komunikasi dan ritme kerja di acara internasional,” ujar Siti Aulia Tridani Yasmin, mahasiswa Prodi Bisnis Digital UNM.

Hal senada disampaikan oleh Rifa Luthfatunnisa yang merasa keterlibatannya memperluas wawasan industri. “Kami tidak hanya belajar memanajemeni jadwal, tetapi juga memahami ekosistem bisnis syariah dan pentingnya adopsi teknologi digital,” kata Rifa.

ISEF 2026 mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”. Berdasarkan publikasi Bank Indonesia, gelaran ini menghadirkan lebih dari 100 kegiatan serta melibatkan lebih dari 1.000 pelaku industri halal.

Ketua Prodi Bisnis Digital UNM, Lia Mazia, memberikan apresiasi atas kontribusi kedua mahasiswanya dalam agenda nasional tersebut. Menurutnya, partisipasi ini membuktikan kualitas dan kesiapan mahasiswa UNM dalam menerapkan ilmu akademik ke praktik industri.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Siti dan Rifa yang mampu menjalankan peran LO secara profesional di ISEF 2026,” tutur Lia dalam rilis yang diterima, pada Rabu (21/10/2026).

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM berkomitmen untuk terus memfasilitasi mahasiswa agar memiliki pengalaman kerja nyata dan siap bersaing di dunia kerja. Keterlibatan aktif ini menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk lulusan yang kompeten di bidangnya.

“Keterlibatan aktif mahasiswa dalam ajang internasional ini menjadi wujud nyata sinergitas antara akademisi dan industri. Pengalaman praktis ini diharapkan menjadi bekal portofolio yang kuat bagi mahasiswa UNM untuk siap beradaptasi di era digital,” kata Lia.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi