Rabu 09 Sep 2026 16:31 WIB

228 Siswa Diduga Keracunan MBG, Dinkes Pati: Ini Paling Besar

Pihak SPPG pemasok akan ditindak oleh BGN.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah
Suasana penanganan medis terhadap ratusan siswa MtsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diduga keracunan MBG, Rabu (9/9/2026).
Foto: Dok Dinkes Pati
Suasana penanganan medis terhadap ratusan siswa MtsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diduga keracunan MBG, Rabu (9/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, PATI — Setidaknya 228 siswa dari Madrasah Tsanawiah Negeri (MTsN) 3 Pati dan SMPN 1 Gembong di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus dugaan keracunan MBG itu disebut terparah yang pernah terjadi di Pati.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati, Luki Pratugas Narimo, mengungkapkan, kasus keracunan MBG sudah pernah terjadi di wilayahnya sebelumnya. “Tapi mungkin ini (dugaan keracunan MBG di MTsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong) yang paling besar secara jumlah yang bergejala,” ucapnya ketika diwawancara, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga

Namun Luki mengaku belum bisa menyampaikan berapa tepatnya jumlah kasus dugaan keracunan MBG yang pernah terjadi di wilayahnya sebelum kasus serupa di MTsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong. “Kami harus cek data dulu,” kata dia.

Kendati demokian, Luki menerangkan, ketika terjadi kasus keracunan MBG, satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sebagai pihak pemasok biasanya akan ditindak Badan Gizi Nasional (BGN). Umumnya, tindakan yang diambil adalah penutupan sementara SPPG terkait.

Menurut Luki, dari kasus dugaan keracunan MBG yang pernah terjadi di wilayahnya sebelumnya, SPPG tetap bisa kembali beroperasi. “Setelah melalui proses pembinaan dan sebagainya, ini sudah jalan lagi,” ujarnya.

Dugaan Keracunan di MTs dan SMP

 

Berita Lainnya

Rekomendasi