Rabu 02 Sep 2026 05:45 WIB

Pangdam XIII/Merdeka: Kolaborasi Pentahelix Bantu Diseminasi Program Kodam

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen Mirza Agus menyatakan kolaborasi pentahelix yang melibatkan akademisi, swasta, komunitas, pemerintah, dan media sangat membantu Kodam dalam menyebarluaskan program dan kegiatan kepada masyarakat.

Rep: antara/ Red: antara
Kolaborasi pentahelix bantu Kodam Merdeka diseminasikan program.
Foto: antara
Kolaborasi pentahelix bantu Kodam Merdeka diseminasikan program.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen Mirza Agus menegaskan bahwa kolaborasi pentahelix yang melibatkan lima unsur pemangku kepentingan utama sangat membantu pihak Kodam dalam mendiseminasikan program dan kegiatan untuk masyarakat. Hal ini disampaikan Pangdam saat bertatap muka dengan sejumlah wartawan di Manado, Selasa.

Kelima unsur utama yang dimaksud meliputi akademisi, swasta, komunitas masyarakat, pemerintah, dan media massa. "Selama kurang lebih delapan bulan bertugas di wilayah Kodam XIII/Merdeka sejak Desember tahun lalu, saya sangat terbantu oleh peran berbagai pihak, termasuk lima unsur utama," ujar Mayjen Mirza Agus.

Pangdam menyebutkan bahwa sejak Desember 2025 dirinya berdinas di Kodam XIII/Merdeka dengan selalu mengedepankan kolaborasi dalam setiap program dan kegiatan. "Ada peran pemerintah, akademisi, komunitas masyarakat, media dan juga swasta. Saya menyampaikan hormat dan terima kasih kepada bapak dan ibu sekalian," ujar Pangdam.

Tiga Poin Penting Perlu Dukungan Bersama

Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka menyampaikan tiga poin penting yang memerlukan dukungan dan perhatian bersama para pihak. Poin pertama terkait pelaksanaan karya bakti skala besar yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud dan sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Menurut Pangdam, karya bakti skala besar merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

Poin kedua adalah pembangunan satuan Batalyon Teritorial Pembangunan. Kodam XIII/Merdeka saat ini mendapatkan empat titik pembangunan batalyon baru sebagai bagian dari program pengembangan kekuatan TNI Angkatan Darat. Ke depan, sesuai target yang telah ditetapkan oleh pusat, diharapkan setiap kabupaten dapat memiliki satu Batalyon Teritorial Pembangunan.

"Kehadiran satuan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat aspek pertahanan wilayah, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," sebutnya.

Poin ketiga, Pangdam menyampaikan bahwa berdasarkan penekanan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melalui video conference, seluruh proses pendaftaran dan seleksi penerimaan prajurit, baik tamtama, bintara maupun perwira, tidak dipungut biaya.

"Kami berharap hubungan kemitraan antara Kodam XIII/Merdeka dan insan media dapat terus terjalin dengan baik. Sinergi yang kuat antara TNI dan media diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam menyampaikan informasi yang akurat, membangun optimisme serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurut Pangdam, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan membangun sinergi antara Kodam XIII/Merdeka dengan insan pers dalam mendukung penyebarluasan informasi yang positif, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, para Asisten Kasdam serta para Kabalakdam XIII/Merdeka.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Lainnya

Rekomendasi