Rabu 29 Jul 2026 05:42 WIB

Peserta Genera-Z 2026 Terjun ke Empat Desa Wisata

Empat tim terbaik terpilih sebagai pemenang program call for proposal mahasiswa.

Empat tim peserta Genera-Z
Foto: ist
Empat tim peserta Genera-Z

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Para peserta Genera-Z Berbakti 2026 akan mengimplementasikan langsung gagasan mereka di empat desa wisata setelah mengikuti rangkaian proses dari seleksi , bootcamp, hingga babak final. Empat tim terbaik telah terpilih sebagai pemenang program call for proposal mahasiswa untuk memulai program di desa.

Mereka adalah Tim Laskar Selasik (UGM) di Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung; Tim Mega Lestari (UNPAD) di Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur; Tim Amerta Pertiwi (UNAIR) di Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo; Tim KATALIS (UI) di Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon.

Baca Juga

Duta Bakti BCA sekaligus panelis Genera-Z Berbakti 2026, Nicholas Saputra menjelaskan, keempat pemenang menawarkan solusi yang patut dinanti implementasinya di desa tujuan masing-masing. “Kami harap seluruh kampus terpilih bisa memetakan persoalan dan menawarkan solusi yang relevan di lapangan. Semoga seluruh pemenang semakin memahami kebutuhan masyarakat ketika sudah berada di lapangan, sehingga dapat menentukan prioritas dan menyempurnakan program masing-masing," kata Nicholas lewat keterangan tertulis, Selasa(28/7/2026). 

Sebelum berangkat ke desa tujuan, pemenang Genera-Z Berbakti 2026 mengikuti bootcamp untuk mendapatkan pembekalan seperti pemetaan kebutuhan masyarakat, perencanaan program, team building, pengolahan data, hingga pengetahuan tentang health, safety, and environment. Salah satu anggota tim UGM, Fauzyiah, menyebut bootcamp menjadi pengalaman untuk memperkuat kesiapan timnya sebelum terjun langsung ke masyarakat. 

Bootcamp ini sangat membantu kami untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mengingatkan bahwa sebagai generasi muda kami harus terus belajar, mengembangkan keterampilan, dan tetap on track terhadap tujuan yang ingin dicapai,” kata perempuan yang akrab disapa Uzi. 

Anggota tim Unair, Usamah, menganggap pembekalan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai makna pengabdian. "Kami harus memahami persoalan dari sudut pandang masyarakat dan membangun perubahan bersama mereka, bukan datang sebagai pihak yang merasa paling tahu. Dari situlah dampak yang berkelanjutan bisa tercipta," tutur Usamah. 

photo
Batu-batu balok jenis batuan beku andesit terhampar berserakan di situs Megalith Gunung Padang, Kab. Cianjur, Jawa Barat, (3/12/2012). Situs Megalith Gunung Padang diperkirakan berumur 1.500 SM. Luas zona inti lokasi situs 4.000 meter dari luas keseluruhan area 10.000 meter, yang berada pada ketinggian 885 meter di atas permukaan laut (dpl) dengan luas area 25 hektar. Gunung Padang merupakan situs megalitik terbesar di Asia Tenggara. Kali pertama situs ini dilaporkan peneliti kepurbakalaan zaman Belanda: N.J. Krompada 1914. Foto ANTARA/Agus Bebeng/Koz/mes/11. - (Republika)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi