Senin 27 Jul 2026 09:56 WIB

Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business, Luncurkan Program GLOBE Berbasis AI

Program yang diluncurkan pada 26 Juni 2026 itu menjadi bagian dari strategi PD.

Program pembelajaran bahasa Inggris berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bertajuk Global Language Operations for Business in Energy (GLOBE).
Foto: Dok. HO
Program pembelajaran bahasa Inggris berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bertajuk Global Language Operations for Business in Energy (GLOBE).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menggandeng ELSA Business untuk menghadirkan program pembelajaran bahasa Inggris berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bertajuk Global Language Operations for Business in Energy (GLOBE). Program yang diluncurkan pada 26 Juni 2026 itu menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kompetensi komunikasi pekerja guna mendukung ekspansi bisnis di pasar energi global.

Kolaborasi tersebut hadir di tengah meningkatnya kebutuhan industri energi terhadap kolaborasi lintas negara, baik dalam pengembangan proyek, transfer teknologi, maupun kerja sama dengan mitra internasional. Dalam kondisi tersebut, kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dinilai menjadi kompetensi penting yang melengkapi keahlian teknis para profesional.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan penguasaan bahasa asing kini menjadi kebutuhan bagi perusahaan yang terus memperluas kiprahnya di pasar internasional. Menurutnya, pemanfaatan AI dalam program GLOBE diharapkan mampu mempercepat peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

“GLOBE merupakan langkah strategis untuk membangun SDM yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki fondasi komunikasi global yang kuat. Dengan dukungan teknologi AI, proses pembelajaran menjadi lebih adaptif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan bisnis internasional,” ujar Avep dalam keterangan dikutip pada Senin (27/7/2026).

Program GLOBE memanfaatkan teknologi AI milik ELSA Business untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih personal dan adaptif. Melalui fitur AI Learning Agent, peserta mendapatkan umpan balik secara real-time terhadap kemampuan berbicara, evaluasi pengucapan, serta jalur pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan pekerjaan di industri energi.

Pendekatan tersebut memungkinkan peserta belajar secara mandiri kapan saja dan di mana saja, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris untuk berbagai situasi profesional, mulai dari diskusi teknis, presentasi proyek, hingga kolaborasi dengan mitra internasional.

Vice President Human Capital Pertamina Drilling, Abimanyu Suryadi, mengatakan penerapan AI dalam GLOBE merupakan bagian dari transformasi pengembangan talenta perusahaan menuju sistem pembelajaran digital yang lebih modern.

“GLOBE bukan sekadar program belajar bahasa, tetapi sebuah ekosistem pembelajaran berbasis AI yang mampu menyesuaikan materi dengan kebutuhan setiap peserta. Kami ingin Perwira Pertamina Drilling lebih percaya diri berkomunikasi di lingkungan internasional sekaligus semakin akrab memanfaatkan teknologi AI sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan produktivitas kerja,” kata Abimanyu.

Pertamina Drilling menyatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mengembangkan sumber daya manusia yang adaptif, berdaya saing global, serta mendukung visi perusahaan sebagai penyedia layanan pengeboran kelas dunia.

Sementara itu, Country Director ELSA Business Indonesia, Yasser Muhammad Syaiful, menilai kemampuan komunikasi kini menjadi kompetensi strategis di tengah meningkatnya kolaborasi global di sektor energi.

“Dengan meningkatnya kolaborasi lintas negara di industri energi, kemampuan komunikasi menjadi kompetensi strategis yang melengkapi keunggulan teknis. Melalui GLOBE, kami ingin membantu talenta Pertamina Drilling membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan dukungan AI, sehingga mereka semakin siap berkolaborasi, menangkap peluang global, dan menciptakan nilai bagi perusahaan,” ujar Yasser.

ELSA Business merupakan platform pembelajaran bahasa Inggris berbasis AI dan teknologi pengenalan suara yang telah digunakan oleh lebih dari 1.300 organisasi di berbagai negara. Platform tersebut menyediakan lebih dari 1.200 materi pembelajaran untuk membantu pengguna meningkatkan kemampuan pengucapan dan komunikasi bahasa Inggris secara profesional. 

Berita Lainnya

Rekomendasi