REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG, – Dokter spesialis gizi klinik, dr. Oqti Rodia, menekankan bahwa program olahraga untuk menurunkan berat badan sebaiknya tidak hanya berorientasi pada angka timbangan. Ia mengingatkan pentingnya tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi, serta mengutamakan kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
Menurutnya, menurunkan berat badan bukan hanya tentang menjadi lebih kurus, tetapi juga mencapai berat badan yang sehat. Sebab, berat badan yang terkontrol merupakan bagian penting dari kesehatan menyeluruh.
"Menurunkan berat badan sering kali dilakukan demi mendapatkan bentuk tubuh ideal. Namun, menjaga berat badan sebenarnya bukan hanya persoalan penampilan tetapi kesehatan menyeluruh," kata dr. Oqti Rodia dalam keterangannya di Tangerang, Selasa.
Pendekatan Personal dan Terukur
Dokter dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita ini menjelaskan bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh dan kebutuhan nutrisi yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan penurunan berat badan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
Ia menjelaskan, berat badan berlebih dapat berkaitan dengan berbagai faktor risiko kardiometabolik. Karena itu, upaya menurunkan berat badan idealnya tidak dilakukan secara sembarangan atau hanya mengejar hasil cepat.
“Yang penting bukan hanya berapa kilogram berat badan yang turun, tetapi bagaimana prosesnya dilakukan secara sehat, terukur, dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang,” ujar dr. Oqti.
Manfaat Jangka Panjang
Selain pengaturan nutrisi, program pengelolaan berat badan juga dapat membantu seseorang membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat. Manfaat yang diharapkan tidak hanya berupa berat badan yang lebih terkontrol, tetapi juga mendukung kesehatan jantung dan metabolisme, meningkatkan energi, serta meningkatkan kepercayaan diri dengan pendampingan tenaga profesional.
"Keinginan memiliki tubuh ideal merupakan hal yang wajar. Namun, kesehatan seharusnya tetap menjadi tujuan utama. Karena itu, body goals boleh, tetapi heart goals wajib," ujarnya menegaskan.
Bagi masyarakat yang ingin menurunkan berat badan, terutama yang memiliki faktor risiko penyakit jantung atau kondisi medis tertentu, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan program yang sesuai.
"Ada Poli Weight Management and Wellness Center sebagai pendekatan pengelolaan berat badan yang tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga kesehatan tubuh dan jantung," pungkas dr. Oqti.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




