REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya penguatan karakter dalam menentukan kesuksesan seseorang. Hal ini disampaikannya saat menutup Program Magang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Rabu.
Bima Arya menjelaskan bahwa karakter merupakan nilai-nilai yang diyakini dan dijalankan, seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan ketangguhan. Menurutnya, karakter menentukan 80 persen kesuksesan, sementara kompetensi hanya 20 persen.
"Karakter itu adalah nilai-nilai yang kalian yakini. Kalian jujur, kalian disiplin, kalian menjadi fighters, kalian menjadi petarung, itu karakter," ujar Bima.
Bima menambahkan bahwa seseorang dengan keterampilan biasa dapat melampaui mereka yang lebih cerdas jika memiliki kedisiplinan dan mental yang kuat. "Kalian akan bisa menyalip teman-teman kalian yang jenius, ketika kalian lebih disiplin," tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa karakter terbentuk melalui proses dan latihan yang konsisten. Keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan kesiapan menghadapi risiko adalah bagian dari pembentukan karakter.
Bima menekankan bahwa momentum dalam kehidupan sangat penting dan kemampuan untuk membaca serta memanfaatkannya sangat ditentukan oleh karakter. Ia berharap program magang di Kemendagri dapat berkontribusi dalam pembentukan karakter peserta.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.