REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran menyatakan bahwa Amerika telah menyerang kapal-kapal sipil dan menewaskan lima warga sipil.
Teheran membantah bahwa kapal-kapal yang diklaim Amerika sebagai kapal yang diserang tersebut adalah milik IRGC Iran.
"Kapal-kapal tersebut adalah kapal-kapal sipil," demikian otoritas Iran melaporkan.
Teheran menyatakan bahwa kapal perusak AS mencoba memasuki Selat Hormuz dengan kondisi radar mati.
Setelah radar diaktifkan, mereka terdeteksi karena angkatan laut Iran memantau wilayah tersebut. Setelah diidentifikasi, angkatan laut Iran menyerang mereka, dan tembakan peringatan dilepaskan.
Tembakan peringatan ini termasuk drone tempur, rudal, dan roket. Akibatnya, mereka menyatakan bahwa kapal perusak AS terpaksa berbalik.
Iran memperingatkan setiap upaya lebih lanjut oleh angkatan laut AS untuk memasuki Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Lihat postingan ini di Instagram