Rabu 29 Apr 2026 13:44 WIB

Update Kecelakaan KRL Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal, 46 Masih Dirawat

Jumlah korban terus bertambah setelah satu pasien meninggal saat dirawat di RS.

Proses evakuasi gerbong KRL Commuterline yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Berdasarkan data terbaru, tercatat 14 orang meninggal dunia. Seluruh korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
Foto: Republika/Prayogi
Proses evakuasi gerbong KRL Commuterline yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Berdasarkan data terbaru, tercatat 14 orang meninggal dunia. Seluruh korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara kereta Commuter Line dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam kembali bertambah menjadi 16 orang.

"Informasi yang kami terima hari ini pukul 11.00 di RSUD Kota Bekasi, seorang perempuan berinisial MC (Mia Citra), usia 25 tahun, meninggal dunia," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Baca Juga

Dia mengatakan korban bernama Mia Citra itu mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi.

Dengan adanya penambahan tersebut, total korban dalam insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur mencapai 106 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, sementara 16 orang dinyatakan meninggal dunia.

Sebanyak 44 korban luka di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan.

Sementara itu, 46 korban lainnya masih dalam observasi dan mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

"Korban meninggal dunia bertambah satu orang sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban," ucap Budi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement