REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Otoritas Iran membongkar kelompok separatis di enam provinsi yang dituduh terkait dengan Mossad dan badan intelijen musuh Amerika-Zionis lainnya. Keberhasilan itu diumumkan Kementerian Intelijen Iran pada Rabu (16/4/2026).
"Penangkapan ini mencakup 35 elemen teroris, separatis, dan penyelundup senjata," demikian dilaporkan oleh kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam.
Menurut laporan, salah satu yang ditahan diidentifikasi sebagai pendiri dan pemimpin kelompok teroris terkait dengan Zionis. Kelompok ini berupaya memisahkan diri dari Provinsi Khuzestan.
Kelompok ini juga dikaitkan dengan beberapa operasi pembunuhan dan pengeboman di seluruh provinsi. Korbannya termasuk pembunuhan terhadap petugas intelijen dan anggota paramiliter Basij IRGC.
"Pemimpin teroris tersebut ditangkap di Provinsi Isfahan," demikian dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi Iranian Students' News Agency (ISNA).
Lihat postingan ini di Instagram