Rabu 15 Apr 2026 15:01 WIB

Gagal Jatuhkan Pemerintahan Iran, Mossad Berdalih Misi Belum Selesai, Dilanjutkan Setelah Perang

Mossad menyatakan tidak akan berhenti sampai pemerintahan Iran jatuh.

Direktur Mossad  David Barnea
Foto: EPA-EFE/ABIR SULTAN
Direktur Mossad David Barnea

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Gencatan senjata perang Iran versus AS-Israel akan berakhir pada 21 April 2026. Proses negosiasi pada tahap pertama masih menemui jalan buntu. AS membuka opsi untuk perundingan jilid ke-II dalam waktu dekat ini.

Di tengah upaya negosiasi yang ditengahi Pakistan, alih-alih mendukung perdamaian, Mossad Israel justru memperkuat kembali tekadnya untuk menjatuhkan pemerintahan Iran. 

Baca Juga

Direktur Mossad David Barnea pada Selasa menyatakan organisasi intelijen itu tidak akan berhenti sampai jatuhnya pemerintahan Teheran. Misi Mossad dinilai belum selesai.

“Misi kami belum selesai. Kami tidak berpikir bahwa misi kami akan selesai segera setelah pertempuran mereda, tetapi kami merencanakan, dan [sungguh] kami berencana untuk melanjutkan, dan ini akan terwujud bahkan setelah serangan terhadap Teheran,” kata Barnea dilansir media Israel, Jerusalem Post, Selasa.

Ini adalah pertama kalinya kepala Mossad secara terbuka membahas peran dan pandangannya tentang perubahan rezim di Iran.

Setelah gagal menggulingkan pemerintahn Iran pada pekan-pekan awal perang, dan bahkan setelah gencatan senjata diberlakukan, berbagai pejabat Israel dan Amerika telah berusaha menyalahkan Mossad dan Barnea atas kegagalan tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement