Rabu 18 Mar 2026 08:30 WIB

TNI Dilibatkan Cari Pelaku Penyiram Air Keras ke Aktivis Kontras, Andrie Yunus

TNI memastikan bahwa proses penyelidikan akan berjalan transparan.

Aksi solidaritas terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus yang digelar di Bundaran UGM, Sabtu (14/3/2026).
Foto: Republika/Wulan Intandari
Aksi solidaritas terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus yang digelar di Bundaran UGM, Sabtu (14/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TNI dilibatkan dalam penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Aulia Dwi Nasrullah menyatakan proses penyelidikan penyiraman air keras itu berjalan transparan demi menjaga kepercayaan publik.

Menurut Aulia, TNI sangat berupaya terbuka dalam proses penyelidikan agar masyarakat menyadari bahwa satuan itu profesional dalam menangani kasus penyiraman air keras tersebut.

Baca Juga

"Cara kami menjaga (transparansi) tentunya dengan yang saya lakukan seperti sekarang ini. Jadi saya akan kembali undang kawan-kawan wartawan, dan hasil penyelidikan itu sekali lagi kita lakukan secara profesional dan nantinya akan transparan," kata Aulia saa bertemu awak media di Jakarta Pusat, Rabu.

Tidak hanya dalam proses penyelidikannya saja, dia memastikan transparansi akan terus dilakukan hingga proses sidang di pengadilan militer jika memang terbukti ada keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa tersebut.

Aulia melanjutkan, alasan TNI terlibat dalam kasus penyiraman air keras ini karena banyak narasi yang berkembang di masyarakat seakan-akan menuduh TNI terlibat dalam aksi ini.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement