REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran dilaporkan telah melancarkan serangan balasan ke Israel. Dilansir laman Aljazirah, tentara Israel mengatakan rudal yang diluncurkan dari Iran teridentifikasi menuju Israel. Serangan ini memicu bunyi sirene di beberapa wilayah negara itu.
“Masyarakat diminta untuk mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri,” kata militer Israel di Tel Aviv. “Saat ini, Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika perlu untuk menghilangkan ancaman tersebut.”
Tentara mengonfirmasi, pertahanan Israel tidak sepenuhnya kedap, dan oleh karena itu sangat penting bagi masyarakat untuk terus mematuhi pedoman Komando Pertahanan Dalam Negeri.
"Masyarakat diminta untuk terus mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri.”
Sementara itu, laporan menyebut ledakan mengguncang Israel utara saat negara itu berupaya mencegat rudal Iran yang datang setelah melancarkan serangan nasional bersama AS terhadap Iran. Pertahanan Israel tidak bisa mencegah semua rudal Iran.
Iran mengonfirmasi telah meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel. Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan rudal dan drone telah menuju ke arah Israel menyusul serangan AS-Israel.
“Sebagai tanggapan atas agresi musuh yang bermusuhan dan kriminal terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama serangan rudal dan drone besar-besaran oleh Republik Islam Iran terhadap wilayah pendudukan telah dimulai.”
Iran sebelumnya dilaporkan tengah menyiapkan balasan atas serangan Israel dan AS hari ini. Balasan itu bakal dilancarkan beberapa jam ke depan.
Rencana itu dilansir Reuters mengutip kata para pejabat Iran pada hari Sabtu. Pemimpin di Iran berjanji untuk melakukan “respons yang menghancurkan” terhadap serangan gabungan Israel-AS terhadap Iran pada hari Sabtu ini.
“Teheran sedang bersiap untuk melakukan pembalasan; tanggapannya akan sangat keras,” kata para pejabat tersebut, menurut Reuters.
Para pejabat pertahanan menilai kemungkinan besar respons rudal Iran akan terjadi dalam beberapa jam. Sumber-sumber di lembaga pertahanan menilai kemungkinan respons Iran dalam beberapa jam, termasuk peluncuran rudal, semakin meningkat.
Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan terhadap Iran, dengan ledakan terdengar dan terlihat di seluruh Teheran pada Sabtu. Beberapa rudal menghantam University Street dan daerah Jomhouri di Teheran, kantor berita Fars melaporkan. Asap terlihat membubung di kota itu, menurut koresponden Al Jazeera di lapangan.
Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran bertujuan untuk menghilangkan ancaman nyata dari rezim Iran. Pemerintah Iran dinilai membahayakan rakyat Amerika.
“Belum lama ini, militer AS memulai operasi tempur besar-besaran di Iran. Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dari rezim Iran,” katanya.
Lihat postingan ini di Instagram