REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menyambut bulan suci Ramadhan, Universitas Islam Bandung (Unisba) menghadirkan program khusus “Berkah Ramadhan Unisba” sebagai momentum membuka akses pendidikan yang lebih luas.
Melalui program ini, calon mahasiswa baru yang melakukan registrasi ulang selama periode Ramadhan, mendapatkan diskon 20 persen dari total biaya pendidikan satu tahun ajaran baru (tahun pertama).
Program ini dibuka untuk semua program studi (prodi) S1 kecuali prodi Kedokteran. Program “Berkah Ramadhan Unisba” merupakan bentuk komitmen Unisba memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas.
“Kami percaya Ramadhan waktu yang tepat membuka lebih banyak pintu kesempatan dan menghadirkan kemudahan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,’’ kata Kepala Bagian Admisi Unisba, Arbaiyah Satriani dikutip Kamis (26/2/2026).
Promo ini bagian dari Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang 1 Unisba. Bentuk promosinya berupa cash back dalam bentuk pemotongan Infak Pengembangan Universitas (IPU) 10 persen dan Infak Kuliah Tetap (IKT) sebesar 10 persen.
Persyaratan untuk mendapatkan promo ini, mahasiswa baru melakukan pelunasan registrasi 100 persen dalam satu kali pembayaran (tidak dicicil). Pemberian cash back ini dilakukan saat mahasiswa memasuki semester 2.
Menurut Arbaiyah, saat ini Unisba memasuki PMB Gelombang 1 hingga 26 Februari 2026. Seleksi calon mahasiswa baru dilakukan pada 28 Februari 2026 untuk program Ujian Saringan Masuk (USM) dan pengumuman kelulusan PMB Gel 1 dilakukan pada 6 Maret 2026.
Peserta yang lolos pada PMB Gel 1 inilah, kata dia, yang bisa memanfaatkan promo diskon 20 persen Berkah Ramadhan Unisba.
Selain itu, sambung dia, ada calon mahasiswa yang telah lulus program PMDK Gel 1 (pengumuman dilakukan 20 Februari 2026) yang bisa memanfaatkan stimulus ini. “Kami mengimbau calon mahasiswa yang sudah lulus seleksi, memanfaatkan peluang ini.”
Buka Prodi Spesialis Obgyn
Lebih lanjut Arbaiyah mengatakan, Unisba membuka Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn). Kehadiran prodi ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan tenaga dokter spesialis, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak di Jawa Barat.
Pembukaan prodi ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 119/B/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis pada Universitas Islam Bandung di Kota Bandung yang diselenggarakan Yayasan Universitas Islam Bandung.
Menurut Arbaiyah, pembukaan prodi spesialis obgyn di Unisba merupakan langkah strategis universitas dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan.
“Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi. Pendidikan dokter spesialis berkualitas menjadi kunci meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya. Program spesialis ini menjadi salah satu wujud kontribusi tersebut.
Pembukaan prodi baru ini dimulai semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 dan saat ini dilakukan proses pendaftaran calon mahasiswa baru. Setelah melalui serangkaian tahap seleksi selama pekan depan, mahasiswa yang diterima mulai perkuliahan pada akhir Maret 2026.