Selasa 24 Feb 2026 17:57 WIB

Kerusuhan Jalisco Picu Penundaan Laga, FIFA Pantau Ketat Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di Meksiko

Pertandingan liga putri sempat dihentikan karena terdengar suara tembakan.

Aparat di dekat sebuah kendaraan yang dibakar gangster setelah pembunuhan Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, di Morelia, Meksiko, 22 Februari 2026.
Foto: EPA/Ivan Villanueva
Aparat di dekat sebuah kendaraan yang dibakar gangster setelah pembunuhan Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, di Morelia, Meksiko, 22 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gelombang kekerasan yang meletus di dekat Guadalajara, Meksiko, memaksa empat pertandingan sepak bola ditunda. Situasi mencekam itu terjadi setelah operasi militer menewaskan pemimpin kartel Nemesio Oseguera, sosok yang dikenal dengan julukan “El Mencho”.

Oseguera, yang disebut sebagai dalang Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), meninggal dalam tahanan setelah terluka dalam operasi pasukan khusus di pesisir Pasifik negara bagian Jalisco, menurut keterangan Kementerian Pertahanan Meksiko. Kabar tersebut memicu ketegangan di sejumlah titik, termasuk wilayah yang bersinggungan dengan agenda olahraga nasional dan internasional.

Baca Juga

FIFA pun bergerak cepat. Melalui juru bicaranya, federasi sepak bola dunia itu menyatakan terus memantau perkembangan situasi di Jalisco, wilayah yang menjadi bagian dari persiapan Piala Dunia 2026.

“Di FIFA Meksiko, kami memantau dengan cermat situasi di Jalisco dan tetap berkomunikasi terus-menerus dengan pihak berwenang,” kata juru bicara FIFA kepada Reuters, Selasa (24/2/2026).

FIFA menegaskan akan mengikuti arahan lembaga pemerintah demi menjaga keselamatan publik dan memulihkan keadaan. Mereka juga memastikan koordinasi dengan otoritas federal, negara bagian, dan lokal tetap berjalan erat.

Di tengah situasi tersebut, Estadio Akron di Zapopan, Guadalajara, menjadi sorotan. Ini merupakan salah satu dari tiga stadion Meksiko untuk Piala Dunia 2026.

Stadion itu juga dijadwalkan menjadi tuan rumah pertandingan play-off antara Kongo, Jamaika, dan Kaledonia Baru pada 26-31 Maret.

Liga Meksiko melalui media sosialnya mengumumkan dua laga divisi teratas yang sedianya digelar Ahad ditunda tanpa batas waktu, yakni Queretaro melawan FC Juarez di liga putra serta Chivas kontra America di liga putri. Dua pertandingan divisi kedua pada hari yang sama juga dibatalkan, menurut laporan media lokal.

Ketegangan bahkan terasa langsung di lapangan. Pertandingan liga putri antara Necaxa dan Queretaro di Aguascalientes sempat dihentikan ketika para pemain meninggalkan lapangan setelah terdengar suara keras di luar Estadio Victoria. Media setempat melaporkan suara tersebut diduga tembakan. Laga akhirnya dilanjutkan dan Necaxa menang 2-1.

Di tengah bayang-bayang kekhawatiran, tim nasional Meksiko tetap dijadwalkan menghadapi Islandia dalam laga persahabatan pada Rabu di Stadion Corregidora, Queretaro.

Situasi ini menjadi ujian serius bagi stabilitas keamanan di salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement