Rabu 18 Feb 2026 07:39 WIB

Aktivis Zionis Bakar Alquran Saat Umat Islam Hendak Rayakan Ramadhan

Aktivis Zionis melontarkan kata-kata provokatif saat membakar Alquran.

Menentang pembakaran Alquran (ilustrasi).
Foto: EPA/ SHAHZAIB AKBER
Menentang pembakaran Alquran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,TEL AVIV -- Seorang pemukim ekstremis Israel membakar salinan kitab suci umat Muslim, Alquran, di lokasi yang tidak disebutkan di Yerusalem, beberapa hari sebelum dimulainya bulan suci Ramadan. Video pembakaran itu beredar pada Selasa sebagaiman dilaporkan Anadolu dan dilansir Middle East Monitor.

“Seorang aktivis Zionis religius dari neo-Nazi membakar Alquran dengan wajah terbuka,” kata anggota Knesset Arab Ahmad Tibi di perusahaan media sosial AS X.

Baca Juga

Ia mengatakan bahwa ekstremis Israel tersebut tidak akan dihukum karena berdarah Yahudi.

Dalam rekaman yang dibagikan oleh Tibi, pemukim Israel ilegal tersebut terdengar berkata: “Apa yang terjadi? Kita di sini sekarang merayakan dan membakar kitab yang sangat suci bagi umat Muslim, surah demi surah, semua surah. Selamat untuk kita.”

“Rakyat Israel sedang membasmi kejahatan. Selamat untuk kita. Saya sangat menghargai Alquran, tetapi hanya jika seperti ini,” kata pemukim yang tidak disebutkan namanya itu, sambil membakar kitab suci tersebut.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement