Ahad 22 Mar 2026 08:02 WIB

Rudal Balasan Iran Hancurkan Wilayah Arad dan Dimona, Ratusan Warga Zionis Diyakini Tewas

Rudal-rudal balasan Iran juga menghantam kawasan fasilitas nuklir Zionis Israel.

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Mas Alamil Huda
Kerusakan akibat serangan balasan Iran ke Kota Dimona, lokasi fasilitas nuklir Israel, Sabtu (21/3/2026) malam.
Foto: Ilan Assayag/Reuters
Kerusakan akibat serangan balasan Iran ke Kota Dimona, lokasi fasilitas nuklir Israel, Sabtu (21/3/2026) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Perlawanan balasan rudal-rudal Iran menciptakan petaka di wilayah pendudukan Zionis Israel. Pada Ahad (22/3/2026) dini hari, rudal-rudal balasan Iran menghancurkan wilayah Arad.

Rudal-rudal balasan Iran juga menghantam kawasan fasilitas nuklir Zionis Israel yang berada di Dimona, Negev. Ratusan warga zionis diyakini tewas dalam serangan balasan itu, dan rutasan lainnya kritis. 

Baca Juga

Pemimpin Zionis Benjamin Netanyahu, pun bereaksi dengan mengatakan serangan balasan Iran menjadi pengalaman yang pahit bagi warganya. “Ini adalah malam yang sulit dalam peperangan untuk masa depan kita,” kata Netanyahu melalui akun media sosial (medsos) X @IsraeliPM, Ahad (22/3/2026).

Netanyahu, seorang penjahat perang menurut Mahkamah Pidana Internasional (ICC) itu mengatakan, akan ada serangan lanjutan yang akan dia lakukan terhadap Iran. “Kami bertekad untuk terus menyerang musuh kami,” ujar dia.

Anadolu Agency melaporkan, rudal-rudal dari serangan balasan Iran ke Arad menghancurkan sedikitnya 20 gedung dan bangunan. Dari dokumentasi kehancuran yang tersebar di berbagai pemberitaan dan platform Telegram, terlihat rudal-rudal Iran yang menghantam wilayah pendudukan Arad tanpa berhasil dicegat oleh sistem pertahanan zionis.

Dokumentasi-dokumentasi itu juga memperlihatkan dampak langsung rudal-rudal Iran yang meratakan bangunan-bangunan setinggi lebih dari 10 lantai. “Rudal-rudal Iran, menghancurkan sedikitnya 20 bangunan di Arad yang berada di sebelah selatan pendudukan Israel,” begitu dalam laporan Anadolu, Ahad (22/3/2026).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement