Rabu 18 Feb 2026 02:34 WIB

Program Makan Bergizi Gratis di Lebak Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Lebak dipastikan tetap berjalan selama Ramadhan 1447 H, dengan menu khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi.

Rep: antara/ Red: antara
BGN Lebak pastikan program MBG tetap berjalan selama Ramadhan 1447 H.
Foto: antara
BGN Lebak pastikan program MBG tetap berjalan selama Ramadhan 1447 H.

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK, – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak, Banten, dipastikan akan tetap berjalan selama Ramadhan 1447 Hijriah. Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak menjamin pelaksanaan program ini sesuai dengan ketentuan BGN pusat, dengan menu khusus yang disesuaikan untuk bulan suci tersebut.

Ketua Koordinator BGN Kabupaten Lebak, Asep Royani, menjelaskan pada Selasa bahwa menu MBG selama Ramadhan akan berbeda dari hari biasa. Menu yang disediakan berupa makanan kering seperti roti, abon, kacang-kacangan, dan buah-buahan, yang dapat bertahan hingga saat berbuka puasa. “Kita selama Ramadhan membagikan makanan kering dan tidak seperti hari normal dengan menu makanan basah yang siap dikonsumsi,” ujar Asep.

Pembagian MBG dimulai sejak 23 Februari 2026 dan ditujukan bagi siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA sebagai penerima manfaat. Selain itu, program ini juga menyediakan menu makanan basah khusus untuk ibu menyusui, ibu hamil, dan balita.

BGN berharap program ini berjalan lancar selama Ramadhan dengan tetap memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. “Kami minta pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar membagikan makanan kering yang memiliki kualitas gizi selama Ramadhan,” kata Asep.

Berdasarkan laporan hingga Minggu (8/2), program MBG di Lebak dilaksanakan oleh 102 SPPG dengan penerima manfaat mencapai 255.000 orang. Program ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 5.305 orang di 102 SPPG, dengan rata-rata 52 orang per SPPG.

Asep menambahkan bahwa program MBG memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan penyerapan lapangan pekerjaan baru. “Kami mengapresiasi program MBG di Lebak berjalan baik dan tidak ditemukan penerima manfaat keracunan makanan,” tutupnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement