Selasa 17 Feb 2026 01:47 WIB

Lonjakan Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Selama Libur Imlek

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat peningkatan arus kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek selama libur Imlek 2026, terutama kendaraan pribadi.

Rep: antara/ Red: antara
JTT catat lonjakan kendaraan di jalan Tol Japek pada musim libur Imlek.
JTT catat lonjakan kendaraan di jalan Tol Japek pada musim libur Imlek.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG, – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan signifikan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama musim libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Arus kendaraan yang didominasi oleh kendaraan pribadi meningkat sejak awal liburan ini.

Menurut Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, sejak memasuki musim libur panjang Imlek, arus kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek meningkat cukup tajam. Data menunjukkan bahwa pada periode H-4 hingga H-2 (13-15 Februari 2026), sebanyak 119.532 kendaraan menuju Wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka ini mewakili peningkatan 31,37 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 90.987 kendaraan.

Sementara itu, arus kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 95.039 kendaraan, mengalami peningkatan 2,95 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berjumlah 92.312 kendaraan.

Dengan berakhirnya libur panjang, JTT memproyeksikan arus balik yang lebih padat pada Selasa (17/2), dengan perkiraan mencapai 39.379 kendaraan dari arah timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama. Ini menunjukkan kenaikan sebesar 53,75 persen dari lalu lintas normal yang berjumlah 25.612 kendaraan.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik ini, JTT telah mempersiapkan beberapa langkah, antara lain penguatan layanan operasional, optimalisasi gardu tol, kesiapan petugas lapangan, serta koordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement