Sabtu 14 Feb 2026 09:00 WIB

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Enam Km

Terjadi erupsi pukul 05.54 WIB dan berupa awan panas guguran dengan jarak 6 km.

Lava pijar keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (25/11/2025) dini hari WIB.
Foto: ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Lava pijar keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (25/11/2025) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi dengan luncuran awan panas sejauh enam kilometer dari puncak kawah pada Sabtu (14/2/2026) pagi WIB. Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa.

"Terjadi erupsi pada pukul 05.54 WIB dan erupsi berupa awan panas guguran dengan jarak luncur enam kilometer mengarah ke sektor tenggara (Besuk Kobokan), sebaran abu teramati mengarah ke timur laut-utara," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Sabtu.

Baca Juga

Menurut Sigit, tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. "Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 238 detik," tuturnya.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali erupsi pada pukul 07.25 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.500 meter di atas puncak atau 5.176 mdpl. "Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 275 detik," katanya.

Sigit menjelaskan, Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement