REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) menunjukkan kembali perannya sebagai agen inovasi digital. Kali ini, melalui peluncuran startup edukasi teknologi bertajuk Kuliah Koding, platform kursus online berbasis website yang fokus pada pembelajaran pemrograman dan teknologi secara praktis dan terstruktur.
Startup ini digagas Ilham Maulana, mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Informatika UNM, sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan keterampilan digital di tengah pesatnya transformasi teknologi.
Kuliah Koding dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara minat belajar coding yang tinggi dengan keterbatasan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui situs resminya, kuliahkoding.com, Kuliah Koding menghadirkan materi pembelajaran yang sistematis, mulai dari pengenalan dasar pemrograman hingga pengembangan teknologi lanjutan.
Platform ini dapat diakses pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi digital secara mandiri dan fleksibel.
Ilham menjelaskan, ide mendirikan Kuliah Koding berangkat dari pengamatannya terhadap generasi muda yang tertarik pada dunia teknologi tetapi sering kali kesulitan menemukan media belajar yang aplikatif dan mudah dipahami.
“Saya ingin membuat platform belajar coding yang tidak hanya fokus pada teori, juga langsung bisa dipraktikkan. Harapannya, pengguna memiliki kesiapan nyata untuk masuk ke dunia kerja digital,” ujarnya.
Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari Kepala Nusa Mandiri Startup Center (NSC), Siti Nurlela, yang menilai inisiatif mahasiswa seperti Kuliah Koding selaras dengan semangat kewirausahaan digital yang terus dikembangkan UNM.
“Mahasiswa hari ini punya peluang besar menjadi pelaku utama inovasi digital. Kuliah Koding membuktikan ide yang berangkat dari kebutuhan nyata bisa berkembang menjadi solusi edukasi yang berdampak luas,’’ katanya dalam keterangan Selasa (10/2/2026).
Melalui NSC, jelas dia, UNM terus mendorong mahasiswa agar berani membangun startup yang inovatif sekaligus bermanfaat bagi masyarakat. Kehadiran Kuliah Koding semakin menegaskan peran UNM yang melahirkan talenta unggul.
Dalam hal ini, mereka tidak hanya siap kerja juga mampu menciptakan solusi teknologi berbasis kebutuhan nyata. Startup ini menjadi bukti mahasiswa UNM mampu mengintegrasikan ilmu akademik dengan inovasi digital yang aplikatif.
“Dengan konsep pembelajaran yang fleksibel dan berorientasi praktik, Kuliah Koding membuka peluang luas bagi siapa saja untuk mulai belajar coding dari mana pun dan kapanpun,’’ katanya.
Menurut Siti, peluncuran startup ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi di era digital.