Kamis 22 Jan 2026 17:49 WIB

Jubir Presiden Jelaskan Alasan RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Ya tentunya Bapak Presiden akan mempertimbangkan untuk bergabung.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, Indonesia membuka peluang bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump bersama sejumlah negara. Dewan itu bertugas untuk menciptakan perdamaian di Gaza.

Prasetyo menyebut syarat utama pertimbangan untuk bergabung adalah misi Indonesia mempercepat proses perdamaian di Gaza. "Ya, kita akan bergabung kalau memang itu kita diminta untuk bergabung," ujarnya di Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga

Prasetyo mengatakan, secara prinsip Indonesia bersedia bergabung apabila memang diminta secara resmi. Namun, kata juru bicara presiden RI tersebut, terkait status formal keanggotaan, pemerintah masih akan melakukan pengecekan lebih lanjut.

"Secara formilnya nanti kami cek ya, formilnya, tetapi kalau secara kehendak, ya tentunya Bapak Presiden akan mempertimbangkan untuk bergabung," ucap Prasetyo.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement