Senin 19 Jan 2026 15:59 WIB

Raja Malaysia Kecewa Berat Kasus Korupsi di Militer, Ancam Lantik Sersan Jadi Panglima

Raja ingin kasus korupsi di telusuri tuntas ke instansi lainnya.

Raja Malaysia Sultan Ibrahim ibni Sultan Iskandar (65 tahun).
Foto: sultan ibrahim ibni sultan iskandar, raja mal
Raja Malaysia Sultan Ibrahim ibni Sultan Iskandar (65 tahun).

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR  -- Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim menyatakan kekecewaannya terhadap kasus korupsi di Angkatan Tentera Malaysia (ATM), termasuk yang melibatkan petinggi militer.

Pernyataan itu disampaikan Sultan Ibrahim dalam pembukaan Sidang Pertama Masa Jabatan Ke-15 Parlemen Malaysia di Kuala Lumpur, Senin (19/1), menyusul laporan tentang praktik rasuah di tubuh militer.

Baca Juga

"Saya amat kecewa apabila berlakunya kasus rasuah dalam Angkatan Tentera Malaysia sampai peringkat tertinggi. Sepertinya selepas ini, saya terpaksa melantik seorang sarjan [sersan] sahaja untuk menjadi Panglima Angkatan Tentera," ujar Sultan Ibrahim.

Ia meyakini kasus korupsi yang terungkap di ATM hanya sebagian kecil dari praktik serupa yang terjadi di institusi lain, seperti bea dan cukai, imigrasi, kepolisian, dan lembaga legislatif, sehingga harus ditelusuri sampai tuntas.

Sultan Ibrahim menegaskan bahwa seluruh upaya dan perencanaan pembangunan tidak akan berjalan sempurna selama praktik korupsi masih ada, sehingga rasuah harus diperangi secara besar-besaran.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement