Sabtu 10 Jan 2026 03:00 WIB

Produksi Jagung Sulut Turun 3,84 Persen pada 2025

Produksi jagung di Sulawesi Utara mengalami penurunan 3,84 persen pada 2025 akibat alih fungsi lahan ke tanaman nilam.

Rep: antara/ Red: antara
Wakapolda Sulut sebut produksi jagung Sulut turun 3,84 persen.
Foto: antara
Wakapolda Sulut sebut produksi jagung Sulut turun 3,84 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Produksi jagung di Provinsi Sulawesi Utara mengalami penurunan sebesar 3,84 persen pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono saat menghadiri panen raya jagung di Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Jumat.

Produksi jagung pada tahun 2024 tercatat mencapai 112,77 ton, sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi 108,93 ton. Menurut Brigjen Pol Awi Setiyono, penurunan ini disebabkan oleh alih fungsi beberapa lahan dari jagung ke tanaman nilam.

Panen raya jagung kali ini dilaksanakan di lahan seluas 4 hektar dengan perkiraan produksi mencapai 12 ton. Secara keseluruhan, luas lahan panen jagung kuartal IV tahun 2025 mencapai 22,6 hektar yang tersebar di berbagai wilayah, dengan total hasil panen diperkirakan mencapai 57,5 ton.

Untuk tahun 2026, direncanakan penanaman jagung di lahan seluas 35 hektar yang tersebar di 17 titik di Sulawesi Utara.

Acara panen raya ini juga dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dipimpin melalui zoom meeting oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi dan Menteri Pertanian.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement