Selasa 30 Dec 2025 11:17 WIB

Rumah Presiden Putin Diserang Drone Ukraina, Rusia Siap Balas

Serangan drone Ukraina itu terjadi setelah Trump dan Zelenskyy berunding di AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin.
Foto: EPA-EFE/MANAN VATSYAYANA / POOL
Presiden Rusia Vladimir Putin.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump, serangan drone Ukraina terhadap kediamannya di wilayah Novgorod, Rusia barat laut, "tidak akan dibiarkan tanpa balasan." Orang nomor satu di Rusia mengisyaratkan akan membalas serangan itu.

Peringatan itu disampaikan Putin dalam percakapan telepon dengan Trump, yang juga membahas perkembangan terbaru konflik Ukraina, menurut ajudan Putin, Yuri Ushakov, pada Senin (29/12/2025). Menurut Ushakov, Trump lebih dulu menyampaikan laporan mengenai pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Florida sehari sebelumnya.

Baca Juga

Sementara Putin menyoroti serangan drone Ukraina. Rusia pun menyatakan tetap ingin bekerja sama secara erat dan produktif dengan AS untuk mencari jalan penyelesaian konflik Ukraina.

"Namun, tentu saja, akan ada perubahan posisi Rusia terhadap sejumlah kesepakatan yang dicapai pada tahap sebelumnya dan solusi yang sedang berkembang. Hal ini disampaikan dengan sangat jelas," kata Ushakov dikutip dari Anadolu.

Menurut dia, serangan drone Ukraina itu terjadi "segera setelah" Trump dan Zelenskyy berunding di AS pada Ahad, seraya menyebut Trump "terkejut, benar-benar marah" atas insiden tersebut. Ushakov mengatakan, Putin dan Trump sepakat untuk melanjutkan dialog.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement