Kamis 18 Dec 2025 17:44 WIB

Phnom Penh: Thailand Serang Kamboja dengan Jet Tempur F-16

Sejak konflik dimulai 12 hari lalu, sedikitnya 55 orang tewas di kedua pihak.

Tentara Kamboja berjaga di kawasan perbatasan Prey Chan, Banteay Meanchey, Kamboja, Jumat (29/8/2025). Sejumlah warga Kamboja di perbatasan Prey Chan masih menanti kejelasan status tempat tinggal mereka akibat konflik perbatasan Kamboja dengan Thailand. Sebelumnya, militer Thailand menutup akses jalan menuju Desa Prey Chan yang membuat warga Kamboja tidak dapat kembali ke rumah mereka.
Foto: Edwin Putranto/Republika
Tentara Kamboja berjaga di kawasan perbatasan Prey Chan, Banteay Meanchey, Kamboja, Jumat (29/8/2025). Sejumlah warga Kamboja di perbatasan Prey Chan masih menanti kejelasan status tempat tinggal mereka akibat konflik perbatasan Kamboja dengan Thailand. Sebelumnya, militer Thailand menutup akses jalan menuju Desa Prey Chan yang membuat warga Kamboja tidak dapat kembali ke rumah mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Kamboja pada Kamis (18/12) menuduh Thailand melancarakan serangan udara dengan pesawat F-16 di Provinsi Preah Vihear.

Jet-jet tempur itu membombardir wilayah Phnom Kmoch dan Peak Sbeak pada pagi hari. Demikain menurut laporan media lokal Fresh News yang mengutip Kementerian Pertahanan Kamboja. "Pasukan Kamboja akan terus melindungi keutuhan wilayah dan martabat nasional Kamboja dengan tekad yang tak tergoyahkan," kata kementerian itu.

Baca Juga

Pada malam sebelumnya, media Kamboja melaporkan situasi di perbatasan dalam keadaan tenang.

Di lain pihak, Angkatan Darat Thailand pada Kamis mengatakan telah menghancurkan lebih dari enam bangunan yang digunakan jaringan penipuan lintas negara, termasuk kasino dan hotel, sejak konflik kembali pecah pada 7 Desember, menurut portal berita The Nation.

Pada hari sama, utusan khusus China untuk urusan Asia akan melakukan kunjungan diplomasi ke Kamboja dan Thailand untuk menjembatani kedua pihak guna membangun kembali perdamaian secepat mungkin.

Sejak konflik dimulai 12 hari lalu, sedikitnya 55 orang tewas di kedua pihak.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara/Anadolu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement