Selasa 16 Dec 2025 14:49 WIB

Sidang Perdana Delpedro Diwarnai Ketegangan Antara Simpatisan dan Petugas Keamanan

Petugas meminta simpatisan Delpedro cs agar tidak mengenakan atribut berupa slayer.

Sejumlah aktivis dan simpatisan dari berbagai elemen membentangkan poster saat menghadiri sidang perdana gugatan praperadilan bagi aktivis yang juga Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (17/10/2025). Sidang perdana gugatan praperadilan terkait penetapan tersangka empat aktivis yakni Delpedro Marhaen, Syahdan Husein, Khariq Anhar, dan Muzaffar Salim terkait kasus dugaan penghasutan dalam aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025 lalu itu beragenda penyampaian permohonan oleh pemohon.
Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah aktivis dan simpatisan dari berbagai elemen membentangkan poster saat menghadiri sidang perdana gugatan praperadilan bagi aktivis yang juga Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (17/10/2025). Sidang perdana gugatan praperadilan terkait penetapan tersangka empat aktivis yakni Delpedro Marhaen, Syahdan Husein, Khariq Anhar, dan Muzaffar Salim terkait kasus dugaan penghasutan dalam aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025 lalu itu beragenda penyampaian permohonan oleh pemohon.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Puluhan simpatisan Delpedro Marhen dan kawan-kawan bersitegang dengan petugas keamanan saat hendak masuk ke dalam ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025). Saat memasuki ruang sidang pada Selasa siang, petugas keamanan meminta sejumlah simpatisan Delpedro cs agar tidak mengenakan atribut berupa slayer.

Petugas keamanan sempat menahan sejumlah simpatisan Delpedro cs di pintu masuk. Namun para simpatisan itu mendesak agar pintu dibuka, dan kemudian petugas keamanan memperbolehkan mereka masuk dengan syarat tidak berisik.

Baca Juga

"Ini persidangan terbuka dan dibuka untuk umum. Kenapa harus dihalangi," seru salah satu simpatisan Delpedro cs yang meminta agar petugas keamanan membuka pintu ruang persidangan.

Setelah sejumlah petugas keamanan berkoordinasi, para simpatisan Delpedro cs kemudian diperbolehkan memasuki ruang sidang, namun ketegangan kembali terjadi. Ketegangan tersebut diawali ketika salah satu simpatisan membawa spanduk dan petugas langsung meminta agar tidak membentangkannya.

Ketegangan itu lalu mereda setelah petugas mengembalikan spanduk tersebut kepada para simpatisan. Saat ini, pukul 14.00 WIB, persidangan sudah mulai digelar untuk sidang perdana bagi Delpedro Marhaen, Syahdan Husein, Muzaffar Salim, dan Khariq Anhar di PN Jakarta Pusat.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement