REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Pelajar di tingkat SMA/SMK Bogor dan sekitarnya mengaku menghadapi kesulitan saat mengerjakan soal Matematika pada ujian Sumatif Akhir Semester (SAS).
Zulfa Maula Rahma, siswi kelas 10 SMK Taruna Terpadu 2 Bogor mengaku sudah mempersiapkan ujian matematika dengan metode menghafal rumus-rumus dasar. Meski demikian, Zulfa teteap menemui kendala saat mengerjakan soal meskipun ia sudah mempersiapkan dengan matang.
“Biasanya untuk persiapan ujian matematika aku mencoba untuk menghafalkan rumus-rumusnya. Dan untuk kendalanya, mungkin agak kurang fokus” Kata dia kepada Republika, Senin (1/12/2025).
Zulfa juga mengakui pernah memperoleh nilai matematika yang kurang memuaskan dan sempat mempengaruhi rasa percaya dirinya saat menghadapi ujian Matematika di tingkat SMA/SMK. Menurut dia, penyebab utama penurunan nilai tersebut adalah kondisi “blank” atau kehilangan fokus sesaat ketika mengerjakan soal matematika pada saat ujian.“Pernah banget kak, insecure juga iya, soalnya walaupun udah coba dihafal, pas ujiannya langsung nge ‘blank’ “ Ujar dia.
Bais Azam Al-Ghifari siswa kelas 12 SMKN 1 Ciomas mengaku mendapatkan materi-materi dari guru menjelang ujian. Meski demikian, materi tersebut tidak cukup memberikan pemahaman dengan baik sehingga ia masih harus menonton pelajaran matematika di YouTube.
“Kalau buat aku sendiri sih ya, guru itu udah ngasih materi-materi yang bakal keluar di ulangan nanti, aku sebenernya kurang masuk kalau cuma buat baca-baca doang. Jadi mungkin saat aku belajar buat nanti ulangan itu, biasanya aku lihat Youtube lihat video pelajaran matematika,"kata dia.