REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengaku tak habis pikir atas cedera hamstring yang diderita pemain belakang andalannya Gabriel Magalhaes. Bek timnas Brasil itu menjadi pemain ketiga yang harus menjalani operasi karena cedera hamstring di klub London Utara pada musim ini.
Gabriel menderita cedera pada babak pertama saat Arsenal menang 2-1 atas Fulham di Stadion Emirates, Rabu (2/4/2025) dini hari WIB lalu. Ia akan absen selama sisa musim ini setelah menjalani operasi. Pemain sayap Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli juga telah menjalani operasi serupa pada awal tahun ini.
"Itu hal yang sulit untuk dicerna karena kami baru saja mendapatkan kembali Bukayo. Tim bereaksi seperti yang telah dilakukan sepanjang musim. Dia akan absen untuk sementara waktu," kata Arteta kepada wartawan pada Jumat (4/4/2025), menjelang pertandingan kontra Everton pada Sabtu (5/4/2025).
Gabriel telah menjadi tumpuan Arsenal di lini pertahanan bersama William Saliba. Cedera pemain internasional Brasil berusia 27 tahun ini terjadi pada saat klub sudah tidak diperkuat oleh Riccardo Calafiori, Ben White, dan Takehiro Tomiyasu.
"Saya tidak berpikir itu spesifik untuk Arsenal dan sangat sulit untuk memasukkannya ke dalam satu motif. Kami memiliki empat dan mereka benar-benar berbeda," jawabnya ketika ditanya tentang cedera hamstring di klub.
Arsenal berada di peringkat kedua klasemen Liga Primer Inggris, membuntuti tim pemuncak Liverpool dengan selisih 12 poin dan dengan delapan pertandingan tersisa.
"Kami harus bereaksi terhadap hal-hal tersebut dan itu berarti pemain lain akan memiliki kesempatan untuk bermain," ujarnya.
Arteta mengatakan ada kemungkinan White dan Jurrien Timber dapat bermain melawan Everton. Namun keputusan akan diambil pada hari pertandingan.
Ini juga akan menjadi pertandingan terakhir Arsenal di Goodison Park, dengan Everton akan pindah di akhir musim ke markas baru mereka di Bramley-Moore Dock.
Arteta mengatakan bahwa ini akan menjadi kesempatan yang "sangat istimewa", setelah menjadi kapten Everton antara 2005-2011.
"Banyak sejarah antara kedua klub dan dengan manajer yang baru saja kembali sekarang, David (Moyes). Tidak pernah mudah untuk kembali untuk kedua kalinya," kata pelatih asal Spanyol itu.
Arteta, yang pernah menjadi asisten pelatih di Manchester City, juga ditanyai tentang pengumuman Kevin De Bruyne yang akan meninggalkan City saat kontraknya habis pada akhir musim.
"Saya menempatkannya di atas sana. Dia salah satu pemain terbaik di Liga Primer. (Saya) Tidak pernah melihat seorang pemain yang bisa memberikan operan dengan tepat dengan kecepatan setinggi itu," ujar Arteta.