Jumat 28 Mar 2025 15:24 WIB

Sebut 2 Terobosan Jawa Barat untuk Kelancaran Mudik, Kapolri Apresiasi Gubernur Demul

Demul menekankan kelancaran lalu lintas kunci keberhasilan mudik 2025.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Foto: Dok Republika
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi terobosan Pemprov Jawa Barat yang memodifikasi cuaca untuk kelancaran arus mudik 2025. Bukan hanya sekali, modifikasi cuaca ini dilakukan hingga tiga kali.

“Modifikasi cuaca tentu berdampak pada suasana cerah di sepanjang tol di area Jawa Barat. Dengan begitu pengendara yang hendak ke kampung halaman akan memiliki jarak pandang yang nyaman saat membawa kendaraan di jalan tol,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kemarin di Rest Area KM 57 Cikampek Jawa Barat.

Baca Juga

Selain jarak pandang yang terlihat, cuaca cerah juga memberikan dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas. Kendaraan melaju dengan mudah, sehingga tidak terjadi penumpukan.

Satu lagi terobosan Kang Dedi Mulyadi (Demul) yang diapresiasi Jenderal Listyo, yaitu memberikan insentif kepada tukang becak, angkot, andong, dan ojek. “Ini sangat bermanfaat untuk kelancaran arus lalu lintas pemudik pada saat hari H atau setelahnya. Sebab biasanya pada saat itu terjadi kepadatan seperti di jalur Puncak Bogor. Semoga kebijakan dan terobosan ini membantu kelancaran lalu lintas,” ujar Listyo.

Pada kesempatan yang sama, Demul menjelaskan komitmen Pemprov Jawa Barat untuk memberikan dukungan pos kesehatan dan segala layanan yang dibutuhkan pemudik. Layanan tersebut akan ditempatkan di tempat yang menjadi titik kerumunan pemudik. “Semua akan dikerahkan untuk kesuksesan arus mudik. Insya Allah kami sudah terbiasa untuk melayani pemudik,” kata pria yang pernah menjadi bupati Purwakarta tersebut.

Terkait dengan modifikasi cuaca, Demul menjelaskan, langkah tersebut sangat strategis untuk kelancaran pemudik. “Apapun rekayasa lalu lintas, tapi kalau hujan deras, pasti kemacetan parah. kasihan juga petugasnya, kalau harus hujan hujannan nanti ini jadi masalah, sehingga modifikasi cuaca merupakan upaya menuju kelancaran mudik,” kata Dedi.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement