REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di kalangan masyarakat Indonesia, isu Palestina terus menyedot perhatian sepanjang waktu. Bahkan, di media sosial (medsos) isu Gaza selalu mendapat sorotan.
Dalam survei terbaru yang digelar Media Survei Nasional (Median), mayoritas warganet Indonesia menganggap Hamas sebagai kelompok perjuangan kemerdekaan, bukan organisasi teroris sebagaimana dituduhkan media Barat.
Baca: Israel Dukung Rusia di Suriah demi Kurangi Pengaruh Turki
Peneliti senior Median, Rico Marbun menyampaikan, survei tersebut diadakan untuk memahami bagaimana persepsi warganet Indonesia terhadap Hamas. Hal itu mengingat kelompok perlawanan terhadap Israel tersebut kerap menjadi perdebatan dalam diskursus global.
Salah satu pertanyaan yang diajukan dalam survei, adalah apakah responden pernah mendengar tentang Hamas. Hasilnya, 94,7 persen responden menyatakan tahu tentang Hamas, sementara 5,3 persen lainnya tidak tahu.
Baca: Trump Ajak Erdogan Kembangkan F-35, Asalkan Turki Bongkar S-400
"Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar netizen Indonesia melihat Hamas sebagai bagian dari perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan. Ini sejalan dengan pandangan umum masyarakat Indonesia yang cenderung mendukung Palestina dalam konflik berkepanjangan dengan Israel," ujar Rico di Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Survei Median dilakukan pada pekan keempat Februari hingga pekan pertama Maret 2025, dengan pendekatan nonprobability sampling, menggunakan kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan melalui medsos. Kuesioner disebarkan secara proporsional terhadap populasi pengguna media sosial di 34 provinsi, dengan hasil akhirnya melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 28 provinsi.
Baca: Serangan Drone Hantam Pangkalan Pembom Strategis Rusia di Saratov
"Walaupun survei ini berbasis pengguna media sosial dan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan persepsi seluruh populasi Indonesia, hasilnya tetap memberikan gambaran tentang opini publik di dunia maya," ucap Rico.