Ahad 19 May 2024 19:23 WIB

Gebu Minang Kirim 9.000 Paket Bantuan Sembako untuk Korban Bencana Sumbar

Pengiriman bantuan ini merupakan tahap pertama dan akan ada susulan.

Ketua Gebu Minang Oesman Sapta Odang saat melepas pengiriman bantuan untuk korban bencana Sumatra Barat, dari Jakarta, Ahad (19/5/2024).
Foto: dok Republika
Ketua Gebu Minang Oesman Sapta Odang saat melepas pengiriman bantuan untuk korban bencana Sumatra Barat, dari Jakarta, Ahad (19/5/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang mengirimkan 9.000 paket sembako untuk korban bencana alam di Sumatra Barat (Sumbar). Ketua Umum Gebu Minang Oesman Sapta Odang (OSO) melepas langsung pengiriman bantuan tersebut, pada Ahad (19/5/2024).

Ketua Umum Partai Hanura ini mengaku, bantuan yang dikirim Gebu Minang akan disalurkan ke tiga daerah terdampak bencana. Yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Padang Panjang. "Ini merupakan bantuan putaran pertama. Nanti akan ada bantuan susulan untuk daerah terdampak yang lain," kata OSO di Kantor Sekretariat Gebu Minang, Tebet, Jakarta Selatan, dalam keterangan, Ahad (19/5/2024).

Baca Juga

Banjir bandang dan tanah longsor menerjang beberapa wilayah Sumbar, pada Ahad (12/5/2024) pekan lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar menyatakan, hingga Jumat (17/5/2024) pekan ini, korban meninggal tercatat 61 orang. 

"Mudah-mudahan ini musibah yang terakhir kali, ya, di Sumbar. Setelah ini tidak ada lagi musibah-musibah, baik di Sumbar maupun di seluruh Indonesia," ujar OSO.

Ketum Hanura menegaskan, Gebu Minang selalu peduli dengan masyarakat Indonesia, bukan hanya terhadap orang Minang. "Jadi, kalau ada bencana di wilayah lain di seluruh Indonesia, Gebu Minang selalu mengirimkan bantuan," ujarnya. 

Ketua Panitia Acara Pelepasan Bantuan Syahrizal Ahyar menuturkan, bantuan ini murni sumbangan pribadi Ketua Gebu Minang, OSO. "Sumber anggaran ini adalah bantuan pribadi ketua gebu minang 100 persen," katanya. 

Ketua Harian Gebu Minang tersebut memerinci, 9.000 paket ini diangkut 12 truk berukuran besar. "Tiap paket isinya beras 10 kilogram, 5 bungkus mi instan, satu botol minyak goreng, sambal, sarden, dan kaus," ujarnya. 

Purnawirawan jenderal polisi bintang dua ini menambahkan, selama perjalanan, truk bantuan akan dikawal polisi. Pengawalan dilakukan polisi sesuai dengan wilayah hukumnya masing-masing. "Para sopir truk juga dari Sumbar. Ini bantuan dikirim ke kampung kalian, tolong dijaga," ujar Syahrizal.

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement