Jumat 12 Apr 2024 19:45 WIB

Viral Air yang Masuk ke Kereta Cepat Whoosh, Ini Klarifikasi KCIC

Petugas langsung melakukan pengeringan di seluruh area terkena air.

Rep: M Nursyamsyi/ Red: Agus raharjo
Petugas menunjukan aplikasi penjualan tiket WHOOSH pada aplikasi mobile saat menaiki kereta cepat WHOOSH di Stasiun Halim, Jakarta, Selasa (17/10/2023). PT KCIC meresmikan aplikasi mobile penjualan tiket bernama WHOOSH Kereta Cepat serta melakukan perjalanan pertama yang mengangkut penumpang berbayar. Pada peresmian tersebut PT KCIC juga memberikan promo bagi penumpang yang membeli tiket melalui aplikasi WHOOSH dengan biaya sebesar Rp150 ribu untuk kelas premium ekonomi dari tanggal 18 Oktober hingga 30 November mendatang sebagai upaya menarik minat masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik berbasis rel.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Petugas menunjukan aplikasi penjualan tiket WHOOSH pada aplikasi mobile saat menaiki kereta cepat WHOOSH di Stasiun Halim, Jakarta, Selasa (17/10/2023). PT KCIC meresmikan aplikasi mobile penjualan tiket bernama WHOOSH Kereta Cepat serta melakukan perjalanan pertama yang mengangkut penumpang berbayar. Pada peresmian tersebut PT KCIC juga memberikan promo bagi penumpang yang membeli tiket melalui aplikasi WHOOSH dengan biaya sebesar Rp150 ribu untuk kelas premium ekonomi dari tanggal 18 Oktober hingga 30 November mendatang sebagai upaya menarik minat masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik berbasis rel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC) memastikan tidak ada kebocoran di kereta cepat Whoosh. GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pernyataan ini membantah munculnya video terkait dugaan kebocoran di Whoosh karena hujan deras pada Jumat (12/4/2024).

"Adapun air yang masuk ke dalam kereta seperti yang nampak dalam video yang beredar disebabkan karena tampias air hujan yang disertai angin kencang," ujar Eva dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (12/4/2024).

Baca Juga

Saat kejadian di Stasiun Tegalluar, ucap Eva, terdapat satu rangkaian yang sedang melayani proses naik penumpang yakni rangkaian kereta G 1234. Eva menyampaikan kondisi yang terdampak tampias air hujan terjadi pada kereta satu dan kereta enam. 

Eva menjelaskan kondisi yang terjadi saat itu cuaca di area peron stasiun Tegalluar dalam kondisi hujan deras disertai angin kencang. Bersamaan dengan hujan disertai angin tersebut, sambung Eva, sedang berlangsung proses keberangkatan yang membuat seluruh pintu kereta harus terbuka sehingga air hujan yang terbawa angin kencang mengarah ke dalam kereta melalui pintu kereta yang sedang terbuka.

"Pada saat kejadian, petugas langsung melakukan pengeringan di seluruh area yang terkena tampias air hujan. Dalam waktu lima menit, kondisi kereta satu dan enam yang terdampak tampias air hujan sudah kembali kering seperti semula," ujar Eva. 

KCIC, lanjut Eva, memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan penumpang Whoosh dengan nomor perjalanan KA G 1234 relasi Tegalluar-Halim keberangkatan pukul 14.00 WIB. Eva menyebut permohonan maaf atas ketidaknyamanan juga telah disampaikan langsung kondektur kepada seluruh penumpang selama perjalanan. 

"Kereta cepat Whoosh didesain dan diproduksi sebaik mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penumpang. KCIC berkomitmen untuk terus menyediakan layanan yang prima dan optimal kepada penumpang," kata Eva. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement