Senin 25 Mar 2024 20:37 WIB

Prabowo: Pemerintahan Saya Nanti tak akan Kompromi dengan Korupsi

Prabowo sebut ekonomi RI luar biasa, meski ada kekurangan karena kebocoran angggaran.

Rep: Febryan A/ Red: Teguh Firmansyah
Capres pemenang Pilpres 2024, Prabowo Subianto saat menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama TKN Prabowo-Gibran di The Ritz Carlton, Jakarta, Senin (25/3/2024) petang.
Foto: Republiika/Febryan A
Capres pemenang Pilpres 2024, Prabowo Subianto saat menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama TKN Prabowo-Gibran di The Ritz Carlton, Jakarta, Senin (25/3/2024) petang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Capres pemenang Pilpres 2024, Prabowo Subianto, menegaskan, pemerintahan yang akan ia pimpin kelak tidak akan kompromi terhadap praktik-praktik korupsi. Dia mengaku tak takut menindak para koruptor.

Hal itu Prabowo sampaikan ketika berpidato di hadapan para pendukungnya dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama TKN Prabowo-Gibran di The Ritz Carlton, Jakarta, Senin (25/3/2024) petang.

Baca Juga

Prabowo awalnya menyebut bahwa ia akan melaksanakan tugas sebagai presiden dengan sepenuh hati dan tanggung jawab. Karena itu, ia dalam beberapa pekan terakhir terus mempelajari kondisi perekonomian Indonesia, walau belum mulai menjabat.

Dari pembelajaran tersebut, Prabowo menyimpulkan bahwa perekonomian Indonesia luar biasa, meski ada 'lumayan' kekurangan karena ada kebocoran anggaran dan praktik korupsi. Prabowo lantas menegaskan bahwa pemerintahannya nanti akan mengatasi persoalan tersebut.

"Kita akan menutup semua kebocoran, kita berusaha meminimalkan korupsi, dan saya ingatkan pemerintahan yang saya pimpin nanti tidak akan kompromi dengan korupsi," ujar Prabowo.

Mantan danjen Kopassus itu mengaku "tidak gentar" terhadap para koruptor. Sebab, pemberantasan korupsi adalah salah satu cara untuk menghilangkan kemiskinan di Indonesia.

"Saya tidak gentar, saya ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," ujarnya dengan gaya pidato berapi-api.

Prabowo menyebut, langkah pertama yang akan dilakukan pemerintahannya kelak untuk mengentaskan kemiskinan adalah melaksanakan program makan siang dan susu gratis bagi anak-anak. Dia yakin, program tersebut bisa dieksekusi karena anggarannya tersedia.

"Kita mulai dengan memberi makan untuk anak-anak kita. Sudah saya pelajari, pakar-pakar membenarkan, uangnya ada, uangnya cukup, dan kita akan buktikan kita bisa melaksanakannya," kata Menteri Pertahanan itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement