Rabu 20 Mar 2024 17:25 WIB

Berkat Atensi Paman Birin, BPBD Kalsel Lahirkan Inovasi Kreatif

Pemprov Kalsel melahirkan karya-karya kreatif untuk meningkatkan pelayanan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencetuskan sejumlah inovasi kreatif di tahun ini.
Foto: BPBD
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencetuskan sejumlah inovasi kreatif di tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencetuskan sejumlah inovasi kreatif di tahun ini. Salah satunya yakni membuka ruang informasi mitigasi bencana melalui pembentukan media podcast.

Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah, didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bambang Dedi Mulyadi, mengatakan, sejumlah inovasi tersebut adalah membuka ruang informasi melalui pembentukan media  podcast dan Taman Edukasi Bencana.

Baca Juga

Karya inovasi ini terlahir berkat inspirasi, atensi dan motivasi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, atau Paman Birin yang menginginkan semua SKPD di jajaran Pemprov Kalsel melahirkan karya-karya kreatif untuk meningkatkan pelayanan kepada rakyat.

"Salah satunya pentingnya tersedia sarana komunikasi mitigasi bencana yang bisa menyentuh hingga ke pelosok,  adalah melalui pembentukan podcast," terang Kepala BPBD Kalsel Raden Suria Fadliansyah,  Rabu (20/3/2024).

Didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bambang Dedi Mulyadi, Suria mengatakan, Ruang KIE BPBD Kalsel dilengkapi dengan berbagai fasilitas telekomunikasi seperti kamera, microphone dan sebagainya. "KIE ini kita konsep seperti podcast. Insyaallah dalam pekan ini kita sudah mulai," ujarnya.

Selain ruang KIE, BPBD Kalsel juga berencana memanfaatkan lahan halaman mereka sebagai sarana edukasi penanggulangan bencana untuk masyarakat. "Area halaman BPBD Kalsel kan cukup luas, kita ingin manfaatkan untuk dijadikan Taman Edukasi Bencana," katanya.

Suria menerangkan, taman edukasi bencana itu akan dirancang sebagai ruang publik (public sphere) yang bisa dimanfaatkan semua elemen masyarakat untuk meningkatkan kapasitas kebencanaan, baik dari kelompok anak-anak, remaja maupun dewasa. "Kita akan lengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang diskusi terbuka yang didesain ala kafe, peralatan penanggulangan bencana, dan area bermain anak," ungkapnya.

Bahkan, taman edukasi bencana itu nantinya juga akan dilengkapi dengan live music dari band yang seluruh personelnya merupakan pegawai dari BPBD Kalsel. "Perlengkapan musik sudah tersefia.  Pemain musik juga sudah kita siapkan. Nanti kita akan bawakan lagu tentang kebencanaan. Masyarakat yang hadir juga bisa menyumbangkan lagunya," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement