Selasa 12 Mar 2024 23:18 WIB

Dua Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Dumai dan Bengkalis telah menyatakan status siaga darurat akibat kebakaran hutan

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau yang terdiri dari petugas Manggala Agni Daops Pekanbaru, BPBD Pekanbaru, Masyarakat Peduli Api dan TNI Polri berusaha memadamkan api
Foto: Antara/Rony Muharrman
Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau yang terdiri dari petugas Manggala Agni Daops Pekanbaru, BPBD Pekanbaru, Masyarakat Peduli Api dan TNI Polri berusaha memadamkan api

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyebutkan hingga saat ini sudah mendapatkan laporan ada dua daerah yang sudah menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dua daerah tersebut yakni Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis.

Kepala pelaksana BPBD Riau M Edy Afrizal, mengatakan dengan sudah ada dua daerah yang menetapkan status siaga tersebut, syarat untuk penetapan siaga darurat Karhutla tingkat provinsi sudah terpenuhi.

“Sudah dua daerah menetapkan siaga darurat Karhutla, yakni Dumai dan Bengkalis. Karena itu kami bersama unsur terkait sudah membahas untuk penetapan status siaga darurat Karhutla tingkat provinsi,” kata Edy, Selasa (12/3/2024). 

Edy menjelaskan pekan ini juga pihaknya akan mengusulkan untuk penetapan status siaga darurat Karhutla kepada Pj Gubernur Riau. Setelah  ada pengusulan tersebut, selanjutnya tinggal ditetapkan status siaga darurat Karhutla.

“Rabu besok hari pertama masuk kerja akan kami usulkan penetapan statusnya kepada Pj Gubernur. Baru setelah itu akan ditetapkan oleh Pj Gubernur bersama Forkopimda Riau,” ujar Edy.  

Tujuan penetapan penetapan status siaga darurat Karhutla tersebut menurut Edy adalah sebagai bentuk antisipasi. Karena saat ini di daerah pesisir Riau curah hujan sudah mulai berkurang, sehingga langkah antisipasi penting dilakukan.

Sejak Januari hingga awal Maret 2024. Luas Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau sudah mencapai 123,23 Hekatre (Ha). Luas lahan yang terbakar tersebut tersebar di sembilan kabupaten/kota di Riau. Di mana Karhutla yang terluas terjadi di Kota Dumai. Untuk luas Karhuta yang terjadi di Kota Dumai saat ini tercatat seluas 84,80 Ha. Kemudian di Kabupaten Rokan Hilir 1 Ha, Bengkalis 14,30 Ha, Meranti 3,50 Ha, Siak 1 Ha, Pekanbaru 0,05 Ha, Pelalawan 14,73 Ha, Indragiri Hilir 3,80 Ha dan Kuantan Singingi 0,05 Ha.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement