Jumat 08 Mar 2024 13:51 WIB

Bursa Calon Wali Kota Solo, Ada Nama Kaesang dan Gusti Bhre

Solo Raya Polling merilis 12 kandidat cawalkot terkuat pengganti Gibran.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Erik Purnama Putra
Peneliti Solo Raya Polling, Dr Suwardi.
Foto: Republika/Alfian choir
Peneliti Solo Raya Polling, Dr Suwardi.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Lembaga survei Solo Raya Polling merilis sejumlah nama yang masuk bursa calon wali kota (cawalkot) Solo periode 20242-2029. Adapun jadwal pemilihan wali kota (pilwakot) Solo untuk menggantikan Gibran Rakabuming Raka berlangsung pada 27 November 2024.

Di antaranya kandidat terkuat cawalkot Solo, ada nama putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekaligus Ketua Umum DPP PSI, yaitu Kaesang Pangarep dan Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X, Bhre Tjakrahutomo.

Baca: Dua Mantan Ajudan Presiden Jokowi Jabat Pangdam

Solo Raya Polling menemukan setidaknya 12 tokoh di luar dua yang sudah disebutkan, yang berpeluang menggantikan Gibran. Di antaranya, Ketua DPRD Kota Solo Budi Prasetyo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budi Murtono, Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kota Solo Masuri, dan Yashinta Sekarwangi selaku putri anggota DPR RI Arya Bima.

Kemudian, Sekar Tandjung sebagai putri politikus senior Golkar Akbar Tandjung, Rheo Fernandez selaku putra eks Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Ketua Bappilu PDIP Kota Solo Her Suprabu, Rektor Universitas Surakarta (Unsa) Astrid Widjayanti, serta anggota Fraksi PKS DPRD Kota Solo Sugeng Riyanto.

Peneliti Solo Raya Polling, Dr Suwardi menyampaikan, daftar nama tersebut muncul dari dialog dengan sejumlah tokoh lintas bidang di Kota Solo. Adapun metode wawancara yang digunakan adalah Metode Delfh'.

Baca: Kadispenad dan Kasiter Korem Pamungkas Tinjau Pelaksanaan TMMD di Bantul

"Metode Delfhi digunakan untuk memahami gagasan dari para tokoh (stakeholder). Jadi karakteristik dari respondennya adalah tokoh di lintas bidang, sehingga muncul sejumlah nama tersebut," kata Suwardi kala paparan di depan awak media di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/4/2024).

Ada dua pertanyaan yang Suwardi lempar terhadap para respondens. Keduanya adalah karakteristik pemimpin Kota Solo dan sosok yang mendekati karakter tersebut.

"Jadi 12 nama itu kami peroleh dari dua pertanyaan. Dari hasil kajian itu, muncul karakteristik kepemimpinan Kota Solo ini kira-kira yang paling bagus itu dipimpin oleh tokoh dengan latar belakang apa. Yang kedua, memahami tantangan kepemimpinan solo ke depan. Solo ke depan itu tantangannya seperti apa."

Kendati demikian, menurut Suwardi, daftar nama tokoh tersebut akan diuji publik. Bisa juga, nama yang muncul disurvei di sejumlah respondens dengan tingkat margin of error sebesar lima persen dari 640 orang, yang terdistribusi di 80 titik lokasi survey (TLS).

"Posisinya masih belum bisa dirangking. Rangkingnya nanti berdasarkan jejak pendapat, respondensnya adalah masyarakat Solo yang tertera di DPT," ujar Suwardi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement